Tokoh dan Masyarakat Lokal Bubarkan Ratusan Calon Tenaga Kerja di PT Nikomas Gemilang
Tokoh dan Masyarakat Lokal Bubarkan Ratusan Calon Tenaga Kerja di PT Nikomas Gemilang
PORDES SERANG, – Ratusan calon tenaga kerja yang akan mengikuti tes rekrutmen karyawan di kantin Adidas PT Nikomas Gemilang dibubarkan oleh tokoh dan masyarakat sekitar, Jum’at 2 Agustus 2024.
Hal itu terjadi gegara pihak PT Nikomas Gemilang tidak memberikan informasi kepada pihak Desa Tambak dan Cijeruk, dan tidak satupun warga dua Desa tersebut mendapat panggilan tes rekrutmen karyawan.
Tampak kurang lebih 400 orang calon karyawan laki-laki dan perempuan yang akan mengikuti tes rekrutmen dibubarkan oleh tokoh masyarakat dan masyarakat Tambak, Cijeruk, dan Nagara.
Ketua Karang taruna Desa Cijeruk, Asik Budiman mengatakan bahwa setiap ada penerimaan karyawan di PT Nikomas, selalu melibatkan Desa Tambak, Cijeruk,dan Desa Nagara sebagai Desa penyangga.
“Tapi saat ini pihak perusahaan melakukan tes penerimaan karyawan laki-laki dan perempuan sekitar 400 orang, namun ketiga Desa yaitu Tambak, Cijeruk, dan Desa Nagara tidak diberitahu dan tidak tau, sehingga tidak ada satupun warga dari tiga Desa itu yang mendapat panggilan tes,” ujar Asik.
Asik menambahkan, jangan sampai Desa hanya sebagai alasan saja. Bahkan Desa minta tambahan kuota saja susah.

“Sudah beberapa kali audiensi kita tempuh namun hasilnya tetap nihil, tetapi perusahaan berdalih Desa yang dijadikan alasan, contohnya bila ada penerimaan sebanyak 100 sampai 300 orang, Desa hanya mendapat jatah 5 sampai 10 orang saja,” tutup Asik Budiman Ketua Karang Taruna Desa Cijeruk.
Untuk diketahui, setelah peristiwa pembubaran calon karyawan di PT Nikomas Gemilang, kedua belah pihak melakukan audiensi di Mapolres Serang Jum’at malam. (Jaka)
Tokoh dan Masyarakat Lokal Bubarkan Ratusan Calon Tenaga Kerja di PT Nikomas Gemilang
PORDES SERANG, – Ratusan calon tenaga kerja yang akan mengikuti tes rekrutmen karyawan di kantin Adidas PT Nikomas Gemilang dibubarkan oleh tokoh dan masyarakat sekitar, Jum’at 2 Agustus 2024.
Hal itu terjadi gegara pihak PT Nikomas Gemilang tidak memberikan informasi kepada pihak Desa Tambak dan Cijeruk, dan tidak satupun warga dua Desa tersebut mendapat panggilan tes rekrutmen karyawan.
Tampak kurang lebih 400 orang calon karyawan laki-laki dan perempuan yang akan mengikuti tes rekrutmen dibubarkan oleh tokoh masyarakat dan masyarakat Tambak, Cijeruk, dan Nagara.
Ketua Karang taruna Desa Cijeruk, Asik Budiman mengatakan bahwa setiap ada penerimaan karyawan di PT Nikomas, selalu melibatkan Desa Tambak, Cijeruk,dan Desa Nagara sebagai Desa penyangga.
“Tapi saat ini pihak perusahaan melakukan tes penerimaan karyawan laki-laki dan perempuan sekitar 400 orang, namun ketiga Desa yaitu Tambak, Cijeruk, dan Desa Nagara tidak diberitahu dan tidak tau, sehingga tidak ada satupun warga dari tiga Desa itu yang mendapat panggilan tes,” ujar Asik.
Asik menambahkan, jangan sampai Desa hanya sebagai alasan saja. Bahkan Desa minta tambahan kuota saja susah.
“Sudah beberapa kali audiensi kita tempuh namun hasilnya tetap nihil, tetapi perusahaan berdalih Desa yang dijadikan alasan, contohnya bila ada penerimaan sebanyak 100 sampai 300 orang, Desa hanya mendapat jatah 5 sampai 10 orang saja,” tutup Asik Budiman Ketua Karang Taruna Desa Cijeruk.
Untuk diketahui, setelah peristiwa pembubaran calon karyawan di PT Nikomas Gemilang, kedua belah pihak melakukan audiensi di Mapolres Serang Jum’at malam. (Jaka)

