Program MBG di SMAN 20 Kabupaten Tangerang Sudah Bergulir 2 Minggu, Siswa Minta Lanjut Sampai Lulus

PORDES TANGERANG – SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang sukses melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh siswa sejak masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dimulai.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa melalui asupan gizi yang seimbang.

“Respon anak-anak bagus karena kebetulan kita dapet kualitas MBG sesuai rencana pemerintah dan pengirimannya tepat waktu,” kata Kepala SMAN 20 Kabupaten Tangerang Rina Istianawati, Kamis 24 Juli 2025.

Kepala Sekolah SMAN 20 Kabupaten Tangerang Rina Istianawati, M.Pd

Rina menjelaskan SMAN 20 mendapatkan jatah MBG sebanyak 1.061 sesuai dengan jumlah siswa di sekolah yang saat ini menjadi favorit di pesisir Utara Tangerang.

“Ini sudah hari ke 9 pelaksanaan MBG di sekolah kita, mudah-mudahan berjalan terus kedepannya karena ini sangat membantu memenuhi gizi anak-anak,” katanya.

Menurut Rina program MBG ini selain dapat mengurangi uang jajan juga memberikan manfaat kesehatan bagi siswa karena asupan gizi dari makanan yang disajikan bisa membantu mencerdaskan otak.

“Kalau anak-anak sudah diberikan makanan bergizi secara alurnya pasti sehat kalau sudah sehat proses belajarnya juga akan maksimal dan anak-anak Indonesia bisa cerdas,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rina mengatakan menu yang disajikan pada program MBG ini setiap harinya bervariasi dan memenuhi standar gizi yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.

“Menu yang diberikan kepada siswa meliputi nasi, lauk pauk berprotein, sayur mayur, buah segar, susu dan air mineral ada juga sajian spageti dan ini sesuai ekspektasi pemerintah dan anak-anak juga seneng,” pungkasnya.

Sementara salah satu siswa SMAN 20 Kabupaten Tangerang kelas 12 Anggi Saskia mengaku senang dengan adanya program MBG besutan presiden Prabowo tersebut.

“Setiap hari menunya beda-beda dan ini sangat membantu banget soalnya pengeluaran uang jajan jadi berkurang dan uangnya bisa saya tabungin untuk keperluan lainnya,” kata Anggi.

Anggi berharap program MBG di sekolahnya ini bisa terus berjalan sampai ia lulus nanti.

“Semoga program MBG ini bisa selamanya dari mulai sekarang sampai dengan lulus,” tutup Anggi sambil tersipu malu. (gabel).