Pj Bupati Sampang Buka Musrenbang RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Tahun 2025-2045, Ini Targetnya

PORDES SAMPANG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembagunan Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2025,
dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 sempat di singgung Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sampang dinilai masih rendah.

Bahkan Sampang masih mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) terkait rendahnya IPM, dan PR tersebut, menjadi tugas bersama, dalam meningkatkan IPM yang menjadi salah satu target dalam Musrembang RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Tahun 20-2045 mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, Forkopimda, Wakil DPRD Sampang H Fauzan Adhima, Sekda Kabupaten Sampang, H Yuliadi Setiawan, Pimpinan OPD, Camat se- Kabupaten Sampang, Tokoh Ulama, tokoh Masyarakat, Ormas, LSM, Mahasiswa, serta Wartawan di Kabupaten Sampang, bertempat di Pendopo Kabupaten Sampang, Jalan Trunojoyo Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Senin 1 April 2024.

Mewakili Pimmpinan, Sekretaris Bapedda Jawa Timur, Andika Herlambang menyampaikan, terkait capaian Jawa Timur. Jawa Timur menjadi urutan ke 2 (dua) terkait perekonomian setelah Ibukota Jakarta. Bahkan Jawa Timur dapat menurunkan angka kemiskinan tertinggi,

“Dan Kabupaten Sampang menjadi target penurunan Indeks Pembangunan Manusia, bahkan Sampang diharapkan dapat menurunkan IPM,” harap Sekretaris Bapedda Jatim Andikan Herlambang.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, H Fauzan Adhima
Mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan untuk mendukung pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan dan diharapkan ekonomi Kabupaten Sampang dapat meningkat dengan baik.

“Keterbatasan anggaran dapat pula berpengaruh terhadap pembangunan di Kabupaten Sampang ini, sehingga pembangunan tidak merata, dan aset Daerah perlu dipertanggung jawabkan dan sementara ini diperlukan sosok Pj Bupati yang kuat dan tegas, agar menjadi montir seluruh masyarakat Sampang,” katanya.

Sementara Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, mengatakan, bahwa Musrenbang itu penting, termasuk adanya ide dan arahan dari bawah. IPM Sampang menjadi PR bersama.

“Mulai dari anak-nak kita, terutama yang mondok di pesantren, pendidikannya jangan diisi pendidikan agama saja, kalo bisa diisi pula dengan pendidikan umum seperti ditingkat sekolah Negeri,” ujar Rudi Arifiyanto.

Kemudian peningkatan SDM hingga dapat berdaya saing serta maksimalisasi pengelolaan di bidang Pendidikan, termasuk juga bergerak menjemput bola terhadap Pondok Pesantren yang selama ini hanya menggunakan kurikulum umum supaya juga memasukkan unsur materi berbasis Skill.

“Tentu untuk mewujudkan itu, tidak terlepas dari dukungan maupun peran Kementerian Agama (Kemenag) beserta Ulama, Kiyai, dan Tokoh masyarakat,”

Selain itu, Pj Bupati meminta agar, mendorong adanya pelayanan Kesehatan, pemenuhan sarana prasarana secara standard disejumlah fasilitas kesehatan, peningkatan skill dan kemampuan dari Tenaga Kesehatan.

“Adanya memobilisasi stakeholder maupun masyarakat atau kader dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya Kesehatan terutama meminimalisir dan menekan tingginya Angka Stunting dilingkungan masyarakat bawah, atau masyarakat pedesaan khususnya,”pungkasnya. (Lik)