Pengaspalan Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Gunung Maligas Terkesan Asal Jadi

PORDES SUMUT – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun merealisasikan pembangunan jalan penghubung antar Desa yaitu Nagori Tumorang , Gajing jaya ,serta Bah Gunung, yakni pengaspalan dimana titik pengaspalan terletak di Nagori Gajing Jaya jalan Rajambu Huta 2 Kecamatan Gunung Maligas, Sumatera Utara (Sumut).

Pantauan Portal Desa di lokasi pengerjaan, pelaksanaan pengaspalan dikerjakan oleh CV Steel Pipe Cemerlang, pemborong yang ditunjuk untuk pengerjaannya.

Proyek pengaspalan jalan penghubung Desa tersebut dibiayai oleh APBD Kabupaten Simalungun tahun anggaran 2023. Namun pengerjaan pengaspalan jalan tersebut diduga tidak sesuai dengan standard kualitas dan terkesan asal jadi. Terpantau para pekerja yang menjalankan kegiatan pengerjaan pengaspalan tersebut juga terlihat terburu-buru.

Proyek dengan anggaran sebesar Rp 199.152.000.00 tersebut ditargetkan selesai dalam 90 hari kerja, hal itu sesuai dengan papan proyek yang dipasang di lokasi pekerjaan.

Beberapa warga masyarakat yang berdomisli disekitaran pengerjaan pengaspalan sangat meragukan akan kualitas dan kekuatan aspal yang baru selesai dikerjakan terlihat tidak kokoh.

“Jelas kalau seperti ini jalan ga bakal bertahan lama, ini jalan tipis sekali aspal yang mengikat batu split, hampir nggak semua terikat aspal, saya lihat penyiraman hanya 2 kali aspal yang disiramkan kepermukaan itupun tipis tipis jelas enggak akan kuat, apalagi saat ini memasuki musim penghujan,” ungkap warga pada Selasa 5 September 2023.

Salah satu warga tersebut juga menghawatirkan anggaran dana yang terpakai terbuang sia sia, dia berharap jalanan yang baru diaspal dengan kualitas yang lebih baik lagi, dikarenakan akses jalan tersebut menjadi pelintasan untuk tiga Desa dan 2 Kecamatan Gunung Malela dan Gunung Maligas , selaku warga masyarakat juga pengguna jalan sangat kecewa melihat kualitas pengaspalan jalan yang terkesan asal jadi.

“Kami sangat berharap kiranya untuk Dinas terkait datang dan meninjau langsung ditempat ini agar mengetahui bagaimana kondisi serta kualitas aspal yang telah selesai dikerjakan ,” harap salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan

Untuk diketahui, ketebalan aspal hampir rata dengan tanah, dan dipastikan tidak akan bertahan lama , terlebih papan informasi tidak mencantumkan berapa meter panjang jalan dalam pelaksanaan proyek pengaspalan jalan penghubung antar Desa dan Kecamatan yang berada diwilayah Simalungun Provinsi Sumatera Utara. (Kurnia B)