Nelayan Hilang Kontak di Perairan Pulau Panjang dan Pulau Tunda Banten
Serang, PORDES – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mendapatkan informasi mengenai Nelayan asal Pulau Ampel, Kabupaten Serang, Banten, yang lost kontak di Perairan Pulau Panjang dan Pulau Tunda pada Rabu (3/11/2021), dengan POB (Person On Board) 2 Orang, atas nama Supri (40) dan Nanang (35).
Kejadian bermula ketika Korban mencari ikan pada hari Hari Senin, 1 November 2021, sekira pukul 16.00 wib, saudara Korban berangkat memancing dengan menggunakan perahu (tanpa nama) dengan mesin Dongfeng 8 PK warna merah putih dari pantai Habibi Salira menuju sekitaran perairan antara pulau panjang dan pulau tunda.
Kemudian, pada hari Selasa, 2 November 2021, Sekira pukul 07.00 wib, Perahu Korban sandar di dermaga nelayan pulau Ampel untuk menaruh ikan hasil tangkapan. Sekira pukul 08.00 wib Korban berangkat memancing ke perairan antara pulau panjang dan pulau tunda.
Selanjutnya, sekira pukul 14.17 wib, Korban menelepon saudaranya, Rizki, (laki-laki, 33 tahun, Islam, nelayan, Desa Kedung Soka Pulau Ampel Serang), untuk meminta bantuan menarik kapal dikarenakan kapal Korban mati mesin, dan mengirimkan lokasi menggunakan aplikasi whatshap (share lock).
Seketika itu Rizki berangkat menuju lokasi yang sudah di kirim, Setibanya di lokasi kapal Korban sudah tidak ada di lokasi, Rizki berusaha mencari di sekitaran lokasi akan tetapi tidak di temukan.
Adil Triyanto mengatakan, pihaknya menerima info jam 09.40 WIB, dan setelah di dalami, TIM Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten beserta ABK KN SAR Tetuka, menuju LKP pada pukul 10.00 WIB dengan menggunakan Sea Reader KN SAR Tetuka, dengan Fokuasi Pencarian dari LKP Ke arah barat dengan Luas pencarian 16,45 NM.
“Semoga Korban dapat segera ditemukan,” ucapnya. (rls/pordes)
Sumber: Basarnas

