Hasil Mediasi Kemenag Soal Dualisme Yayasan di MTs Nurul Ilmi Cikupa Belum Temui Titik Terang
Hasil Mediasi Kemenag Soal Dualisme Yayasan di MTs Nurul Ilmi Cikupa Belum Temui Titik Terang
Tangerang, PORTALDESA – Pemecatan belasan guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Ilmi Cikupa, yang diduga buntut dari kisruh dualisme yayasan, menuai reaksi dari ratusan siswa dan beberapa wali murid dengan melakukan aksi demo pada Selasa (22/11) lalu.
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang pada tanggal tanggal 25 November 2022, akhirnya mengundang kedua belah pihak untuk melakukan mediasi dikantor Kemenag Kabupaten Tangerang, yang dalam hal ini diwakili oleh Seksi Pendidikan Madrasah namun dalam mediasi tersebut belum menemukan titik terang.
Oman Zaenurrahman, Ketua Yayasan Perguruan Islam (YPI) Nurul Ilmi mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya kemenag untuk melakukan mediasi persoalan kemelut di MTs Nurul Ilmi Cikupa, terkait keberlangsungan KBM pasca pengambil alihan pengelolaan Mts Nurul Ilmi Cikupa pada tanggal 26 Oktober 2022 oleh Yayasan Nurul Ilmi Cikupa (YNIC) yang berdiri tahun 2016 dari Yayasan Perguruan Islam Nurul Ilmi (YPINI) yang berdiri 1989.
Namun sayangnya, lanjut Oman, mediasi yang sudah dilakukan tidak memutuskan tuntas lebih teknis dalam pelaksanaannya, dan dibuatkan dalam bentuk berita acara kesepakatan di hari itu juga, sehingga hasil mediasi kembali mentah dan tidak dapat di sepakati bersama.
“Namun yang bisa di implementasikan dari mediasi tersebut adalah kembalinya kurang lebih 25 guru yang diberhentikan secara sepihak oleh YNIC, untuk kembali mengajar d MTs Nurul Ilmi Cikupa. Dan akhirnya pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) dapat berjalan denga lancar,” terang Oman saat dikonfirmasi Portal Desa melalui whatsapp, Jumat (2/12/2022).
Sementara, Abdullah Hasyim selaku Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tangerang saat ditemui Portal Desa di ruangannya, Kamis (1/12/2022), mengatakan, hasil mediasi terkait dualisme yayasan di MTs Nurul Ilmi itu sudah disepakati oleh kedua belah pihak,
“Antara kedua yayasan, yaitu YPI Nurul Ilmi dan YNIC ini akan melebur menjadi satu, dan manajemen madrasah yang akan mengelola akan ditentukan oleh kedua belah pihak, namun secara teknis kami (Kemenag Kabupaten Tangerang.red) menyerahkan kepada mereka, karena itu sifatnya internal yayasan,” terang Hasyim.
Hingga berita ini diterbitkan pihak Yayasan Nurul Ilmi Cikupa (YPNIC) belum memberikan respon saat dihubungi Portal Desa. (yadi)

