Atlet di Kabupaten Tangerang Tak Dibekali Anggaran Saat Training Camp, Aktivis Soroti Kinerja Disporabudpar

PORDES TANGERANG – Aktivis pemerhati kebijakan publik Hendra Jaya menyoroti kinerja Disporabudpar Kabupaten Tangerang soal kegiatan latihan atlet cabor pencak silat jelang turnamen Popda Banten 2026 di training camp tidak dibekali anggaran.

Sorotan itu menyusul setelah adanya keluhan dari salah satu atlet di Kabupaten Tangerang yang tidak diberikan transport dan uang makan selama beberapa hari menjalani latihan di training camp.

“Harusnya jelang turnamen Popda, Disporabupar lebih memberikan suport kepada para atlet yang akan mengharumkan nama daerah Kabupaten Tangerang,” kata Hendra, Rabu 3 Juni 2026.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bukan malah terkesan cuek dan saling lempar tanggung jawab antara Bapopsi dengan pelatih padahal jelas penanggung jawab kegiatan adalah Disporabudpar.

“Pelatih hanya sebagai pelaksana tugas kegiatan, kenapa anggaran harus diberatkan kepada pelatih atau orang tua atlit, ini kan lucu kemana anggaran buat pembinaan atlit mengalir,” katanya dengan nada heran.

Hendra menegaskan Disporabudpar Kabupaten Tangerang harus serius memperhatikan kebutuhan atlet mulai dari latihan, sarana, transportasi, hingga konsumsi termasuk kebutuhan pelatih.

“Karena tanpa dukungan anggaran yang jelas, pembinaan olahraga di Kabupaten Tangerang tidak akan maksimal dan ini bupati harus tau karena bupati itu inten terhadap olahraga,” ujarnya.

Hendra meminta Disporabudpar Kabupaten Tangerang harus terbuka kepada publik soal anggaran pembinaan atlet agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat dan para pelaku olahraga.

“Kami minta Disporabudpar transparan soal realisasi anggaran jangan sampai potensi atlet muda daerah hilang karena kurang perhatian dan lemahnya dukungan anggaran,” tegasnya.

Hendra menambahkan dalam waktu dekat ini pihaknya akan bersurat ke Disporabudpar Kabupaten Tangerang Ikhwal permintaan laporan pertanggung jawaban (LPJ) realisasi anggaran pembinaan atlit.

“Kita akan minta laporan realisasi anggaran pembinaan atlet kepada Disporabudpar Kabupaten Tangerang kemana saja anggaran itu mengalir hingga atlet berlatih harus modal sendiri,” tandasnya. (gabel/Han).