Pelayanan Puskesmas Perawang Disorot Usai Kasus Warga Meninggal Akibat Gigitan Anjing Rabies

 

PORDES SIAK – Layanan kesehatan di Puskesmas Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, menjadi sorotan masyarakat setelah seorang warga berinisial SW (43) meninggal dunia diduga akibat gigitan anjing rabies. Peristiwa ini mengundang perhatian publik dan memunculkan evaluasi terhadap prosedur penanganan kasus gigitan hewan penular rabies.

SW yang merupakan warga Kampung Pinang Sebatang Timur digigit anjing liar pada 29 Agustus 2025. Saat itu korban sempat mendapat penanganan medis berupa pembersihan dan penjahitan luka. Namun, keluarga menyebut vaksinasi rabies baru diberikan pada 8 September 2025, setelah gejala klinis mulai muncul.

Keterlambatan pemberian vaksin inilah yang kemudian menimbulkan kekecewaan keluarga. Mereka berharap pelayanan kesehatan bisa lebih cepat dan tepat, terutama untuk kasus darurat seperti gigitan hewan rabies.

Kepala Puskesmas Perawang, dr. Armen M.Kes, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (29/9/2025), menjelaskan bahwa tindakan medis telah dilakukan sesuai prosedur standar.

“Korban sudah mendapat perawatan awal berupa pembersihan luka dan pemberian obat. Sesuai SOP, bila luka berada di tangan atau kaki, kami lakukan observasi terlebih dahulu sebelum vaksinasi. Penyuntikan vaksin baru dilakukan pada 8 September,” ujarnya.

Meski demikian, Armen mengakui adanya kendala komunikasi antara keluarga korban dengan petugas jaga saat pasien pertama kali datang.

“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami juga memohon maaf bila pelayanan dari petugas UGD waktu itu dirasakan kurang maksimal,” tambahnya.

Baca Juga: Warga Tualang Meninggal Usai Digigit Anjing, Keluarga Harap Ada Evaluasi Layanan Kesehatan

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Tualang.

Pihak keluarga korban berharap ada evaluasi dari instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami sangat kehilangan, apalagi ayah adalah tulang punggung keluarga. Kami berharap ada perhatian dan perbaikan pelayanan agar korban gigitan anjing lain bisa segera tertolong,” ungkap NW, anak korban. (Red/Ricky)