Upaya Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Berkualitas, Kader Hijau Hitam Laksanakan Kegiatan HMI Mengabdi
Upaya Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Berkualitas, Kader Hijau Hitam Laksanakan Kegiatan HMI Mengabdi
PORDES HALBAR – Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate, melaksanakan kegiatan bertajuk ‘HMI Mengabdi’ di Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, pada 30 Agustus 2023. Kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas di wilayah tersebut.
Kabid PPD HMI Cabang Ternate, Abdullah Karmadi, mengatakan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, kegiatan sosialisasi di SMA sederajat, dan distribusi Al-Qur’an.
“Lewat kegiatan tersebut tentunya kami dari HMI Cabang Ternate dan Komisariat STPK Banau Halbar meminta perhatian lebih seirus dari Pemda Halbar, agar serius dalam membangun Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sebab dari data BPS tahun 2019, lPM di Halbar hanya mencapai 65,34 persen dari sebelumnya,” kata Abdullah kepada Portal Desa, Jumat 1 September 2023.
Abdullah juga mengatakan, pihaknya meminta agar kiranya Pemda lebih seirus lagi untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tetap sasaran, dalam hal ini perhatian terhadap tingkatan lanjut dari SMA ke perguruan tinggi.
“Sebab hasil sosialisasi kami, kurangnya minat para siswa-siswi adalah tanggun jawab kita bersama khususnya Pemda Halbar,” ungkapnya.
Abdullah menegaskan, jika Pemda tidak serius maka Halbarar tidak akan mampu mencapai lndonesia emas 2045 mendatang. Sebab bangun dasarnya adalah bonus demografi dimana usia produktif 15-60 tahun kedepan, terutama soal penanganan seks bebas.
“Menurut literatur yang kami dapatkan, ada empat tahapan penularan HIV-AIDS, pertama adalah ibu rumah tangga, kedua adalah PNS, ketiga adalah PSK dan terakhir adalah Pelajar. Sehingga kami meminta kepada pihak yang bersangkutan dalam hal Dinas Pendidikan dan Kesehatan agar terus melakukan sosialisasi di lingkungan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Hendra wasek PTKP HMI Cabang Ternate, menambahkan Lewat sosialisasi SMAN 1 Halbar juga ditekankan edukasi tentang dampak perkawinan dibawah umur yang sering marak terjadi yakni pada kalangan pelajar.
“Sebab menikah di usia yang masih dibawah bukan hanya memiliki efek hukum, melainkan juga ada efek berkepanjangan yakni mulai dari masalah kesehatan, kesiapan mental, kematangan emosi, ekonomi, hingga cara berpikir, yang dapat memengaruhi harmonisasi keluarga,” tukasnya.
Dikatakan Hendra, selanjutnya untuk distribusi Al-Qur’an kepada TPQ dilakukan pada dua TPQ di desa Acango, Jailolo. Dengan harapan besar kepada para pembina/pengajar TPQ dapat memupuk semangat generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an.
“Semestinya hal-hal ini sudah mesti di gerakkan oleh Kemenag Kabupaten Halmahera Barat,” tutupnya. (Riski)

