TKSK Dan PSM Dampingi Penyaluran Beras Cadangan Pangan Tahap 2 Di Desa Sidomukti

PORDES TUBAN, – Sebanyak 456 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menerima beras gratis yang merupakan bantuan program cadangan pangan tahap 2.

Dalam penyaluran program cadangan pangan tahap 2 tersebut masing-masing KPM menerima 1 karung beras berisi 10 kilogram yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Sidomukti, Selasa 7 Nopember 2023.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Kenduruan, Sri Wijuwarni mengatakan bahwa manfaat bantuan beras cadangan pangan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, beras bantuan dari program cadangan pangan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya, sehingga masyarakat menerima manfaatnya secara langsung,” ujar Wijuwarni.

Kepala Desa Sidomukti melalui Kasi Kesra, Wahyu Hidayat menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas langkah konkret memberikan langsung bantuan cadangan pangan. Sehingga masyarakat Desa Sidomukti menerima manfaatnya.

“Terima kasih, bantuan beras cadangan pangan sudah diterima dengan baik oleh warga kami,” ucap Wahyu Hidayat.

Pihaknya atas nama Pemerintah Desa akan selalu bersinergi dengan pihak terkait dalam penyaluran bantuan pangan tahap 2 tersebut.

“Kami pemerintah desa selalu siap dan sigap dalam bersinergi dengan pihak terkait,” imbuh Wahyu Hidayat.

Ditempat yang sama, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desi Astutik mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Pemerintah yang sudah memberikan bantuan beras secara gratis ini kepada desa dampinganya.

“Alhamdulillah berasnya sudah diterima dengan baik. Warga secara langsung merasakan manfaatnya,” ujar Desi.

Terpisah, Camat Kenduruan, Dhasar menjelaskan bahwa penyaluran cadangan pangan pemerintah ini merupakan upaya untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan inflasi di Kabupaten Tuban. (Ali Maskur)