TK Dharma Wanita Sawahan Rengel Gelar Parenting Class Gandeng LPA Tuban
TK Dharma Wanita Sawahan Rengel Gelar Parenting Class Gandeng LPA Tuban
PORDES JATIM, – Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengadakan Parenting Class (Kursus pendidikan yang mengajarkan keterampilan mendidik anak secara umum) dengan tema ‘Pola Asuh Anak Usia Dini.’
Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu dalam hal memberikan makanan bergizi bagi anak usia dini.
“Cara mengasuh anak usia dini dengan tepat agar anak-anak yang masih usia dini dapat tumbuh kembang lebih baik kedepannya mampu meraih kesuksesan kelak dewasa nanti,” kata Maslihah, Sabtu 11 Nopember 2023.
Narasumber dalam parenting class tersebut adalah Slamet Efendi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tuban.

Slamet menjelaskan bahwa orang tua perlu memahami bagaimana kiat mendidik anak usia dini yang tepat.
“Ada tujuh kiat bagaimana cara mendidik anak usia dini yang perlu diperhatikan,” terang Slamet.
Menurut pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu terdapat tujuh cara dalam mengasuh anak usia dini antara lain,
1. Memberikan kasih sayang yang cukup dan tidak berlebihan namun juga tidak menjadi sosok yang otoriter. Orang tua dapat mengekspresikan rasa sayang secara langsung.
2. Mengajak bermain bersama. Pembelajaran pada anak usia dini dilakukan melalui bermain. Misal, mengenalkan huruf atau angka melalui permainan dengan menunjukan gambar yang menarik, atau untuk mengasah kreatifitas anak dan meningkatkan kosa kata hingga sifat baik dan buruk, dengan cara membacakan dongeng pada anak.
3. Memberikan pujian. Ketika anak melakukan sesuatu yang positif, orang tua hendaknya memberikan pujian. Memberikan pujian dapat membangun rasa percaya diri, bahwa ia memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu hal dengan baik.
4. Gunakan kalimat positif. Bila ingin menegaskan kewajiban dan tanggung jawab saat di rumah, hindari pemakaian kata “jangan” ketika melarangnya, sebaiknya gunakan kalimat poitif seperti kaimat anjuran dan bukan kalimat suruhan.
5. Berikan contoh yang baik. Peran orangtua dalam mendidik adalah menjadi panutan atau contoh yang baik. Dengan begitu, anak akan menetapkan standar perilaku bagi dirinya sendiri dengan mengamati orangtuanya. Oleh karena itu, orangtua harus selalu memperlihatkan perilaku yang baik di depan anak, misalnya dalam hal sopan santun, kebersihan diri, giat beribadah, rajin bekerja dan lain-lain.
6. Hindari menanamkan hal negatif. Salah satu hal negatif yang tidak boleh dilakukan adalah menakutinya. Bila anak sulit diarahkan, hindari membuatnya menurut dengan menakut-nakutinya. Misalnya menakuti dengan menggunakan hantu, setan, dan semacamnya yang tidak sesuai fakta. Anak dapat merasa trauma, bisa saja kelak ia jadi takut mencoba hal-hal baru.
Selain itu, orangtua juga dilarang untuk mengajarkan anak berbohong. Anak-anak masih sangat polos, kata-kata orang tua adalah sesuatu yang ia pegang teguh. Maka ketika orang tua berbohong anak akan menganggap hal tersebut adalah suatu hal yang biasa sehingga dikemudian hari ia juga akan melakukannya.
7. Bersikap terbuka pada anak. Anak-anak senang bercerita tentang apa yang telah ia lakukan, ajak mereka sering berkomunikasi. (Kurniasih)

