Terkait Bank Sampah di Desa Gufasa, Kades Ingin Kerjasama Dengan DLH Halmahera Barat.
Terkait Bank Sampah di Desa Gufasa, Kades Ingin Kerjasama Dengan DLH Halmahera Barat.
PORDES HALBAR – Kepala Desa (Kades) Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Muhammad Dahri Is Takome, menyampaikan mengenai bank sampah, pihaknya ingin bekerjasamaa dengan Dinas Lingkungan hidup (DLH) Halmahera Barat. Kamis 19/101/2023.
“Terkait dengan bank sampah ini memang pernah DLH melalui stafnya, komunikasikan dengan saya dan sasaran konsentrasinya itu sampah plastik, saya berkeinginan untuk bekerja sama dengan DLH terkait pengelolaan sampah itu , tapi yang saat ini saya inginkan adalah fokus pada pelayanan,” ungkap Kades Gufasa. Muhammad Dahri Is Takome, Kamis 19 Oktober 2023.
Dahri menambahkan, yang menjadi prioritas , ingin dikerjasamakan itu soal penarikan retribusi, untuk menunjang peningkatan PADes dan hal ini juga berpotensi menunjang PADaerah. Sejauh ini yang saya perhatikan soal penarikan retribusi sampah di Desa Gufasa , cuman terkonsentrasi pada jalur jalan utama.
Dikatakan Kades Dahri, itu hanya terkonsentrasi jalur utama, sehingga kalau menurut saya kalau sekiranya ini dapat di maksimalkan pada seluruh masyarakat Desa Gufasa , maka yang pasti akan terjadi peningkatan pendapatan.
Lebih lanjut kata Dahri, yang menjadi pertimbangan itu adalah kekhawatirannya terkait dengan mobilitas pelayanan dari Dinas DLH itu sendiri.
“Karena saat ini kita tau ketersediaan sarana prasarana menyangkut dengan persampahan ini masih minim sehingga kekhawatiran saya jangan sampai kemudian pelayanan ini tidak maksimal dan menuai komplain dari masyarakat. Namun untuk upaya kerja sama dalam hal ini saya berkomitmen kedepannya akan tetap dilakukan,” jelasnya.
“Terkait dengan sampah pelastik yang saat ini DLH lagi fokus , menurut saya ini sangat strategis dalam komitmennya untuk mewujudkan Halbar sehat sesuai Visi Misi Bupati,” imbuh Dahri
Untuk itu, kedepan Dahri akan berniat untuk bangun kerja sama dengan DLH terkait dengan hal tersebut , namun saat ini dirinya masih fokus ke refitalisasi lembaga BUM-Des, sehingga ini menjadi salah satu cikal bakal dari unit Usaha BUM-Des karena berbicara bank sampah , maka banyak hal yang harus dipersiapkan di antaranya , penampungan, tempat pengelolaan , dan seterusnya.
“Sehingga ini sangat bermanfaat , baik dari sisi pendapatan masyarakat , maupun Penciptaan lapangan Kerja , dan kesehatan lingkungan. Yang menjadi catatan bahwa , ketika ini dilakukakn pasti harapan kita semua untuk mewujudkan Halbar sehat dan bersih itu pasti terlaksana sesuai dengan cita cita dan visi missi kepala desa Gufasa mewujudkan Gufasa yang bersih,” katanya
Dahri menambahkan, menyangkut dengan bank sampah , saat ini bukannya belum mau , tetapi masih dalam tahapan mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa memenuhi kebutuhan bank sampah itu sendiri.
“Harapan saya kedepan mudah mudahan bisa terbangun komunikasi setelah Gufasa siap ini pasti akan bisa melahirkan pendapatan asli desa yang bisa terukur dari sektor ini sehingga akan ada dua manfaat yang bisa pemdes gufasa itu peroleh,” harapnya
dikatakan Dahri, yang pertama akan mewujudkan Desa Gufasa bersih dan sehat berbasis lingkungan , kemudian yang kedua bisa mendongkrak Pendapatan Asli Desa dan kemudian bisa meningkatkan pendapatan sebagaimana masyarakata di Desa Gufasa untuk bisa menunjang tingkat kesejahteraan kedepan lebih baik.
Selain itu juga sudah pasti kalau hal itu dapat di laksanakan atau di lakukan secara maksimal dan terukur pasti akan bisa menciptakan peluang lapangan kerja untuk masyarakat khususnya Desa Gufasa.
Menurutnya bank sampah itu pasti membutuhkan beberapa faktor pendukung di antaranya tempat penampungan kemudian tempat pengelolaan bahkan sampai ke tempat produksi, karena bank sampah itu di bangun setiap Desa , sudah tentu membutuhkan dukungan sarana prasarana yang memadai , karena konteksnya penampungan sampah.
“Prinsipnya saya berkomitmen untuk mewujudkan Desa Gufasa bersih dan sehat, meningkatkan Pendapatan Asli Desa dari berbagai sektor di antaranya sektor pengelolaan sampah,
saya secara pribadi atas nama pemerintah Desa Gufasa memberikan apresiasi yang luar biasa kepada DLH Halmahera Barat,” ujarnya
Dia menambahkan, melalui bank sampah ini salah satu bentuk inovasi yang positif di tengah tengah keresahan masyarakat dengan pelayanan sampah , disisi lain ketersediaan armada yang masih kurang, walaupun fasilitas yang belum memadai DLH tetap melangkah maju dengan melakukan inovasi inovasi terbaik dalam rangka mengantisipasi terjadinya tumpukan sampah
“Mudah mudahan dengan adanya ide ide pembangunan bank sampah di setiap setiap Desa , dapat mengantisipasi dan memanilesir terjadinya penumpukan sampah dan dapat mengurangi operasional dan mobilitas pengangkutan sampah di wilayah Jailolo terkhusus Desa Gufasa, ini merupakan satu apresiasi positif dari pemuda Halmahera Barat kepada Dinas Lingkungan Hidup,” tutupnya (Ris)

