Tegas..! H Saleh Asnawi Siap Tarung Jadi Bupati Tanggamus Pada Pilbub Mendatang

TANGERANG PORDES – Drs. H. Moh Saleh Asnawi, dengan jejak mentereng dan berpengalaman sebagai politisi dan pengusaha yang mumpuni di Tangerang Banten, menegaskan akan bertekat mencalonkan diri sebagai Bupati Tanggamus dengan Thema deklarasi “Siap Menjadi Bupati Tanggamus”.

“Ini bukan tentang mencari uang, tetapi saya akan merasa berdosa karena tidak ikut membangun dan memajukan tanah kelahiran. Anak saya bersekolah semua, jadi pengusaha semua. Saya siap menjadi Bupati Tanggamus karena ingin mengabdi di tanah kelahiran ,” ungkap Moh Saleh Asnawi di Tangerang Selatan, Minggu 10 Maret 2024.

Pengusaha properti dan objek wisata yang pernah menjadi legislatif itu mengatakan saat menjamu tamu tokoh masyarakat Tanggamus dari suku Sunda Banten, yaitu H. Radun, H. Acang, H. Abi dan kawan-kawan yang berkesempatan menyambanginya di Lubana Park Serpong.

Diketahui, Moh Saleh Asnawi sendiri adalah putra asli Tanggamus yang juga ada keturunan Sunda Banten yang berdomisili di Lampung.

“Saya tak ragu-ragu, siap menjadi Bupati Tanggamus tahun ini. Bukan untuk mencari duit, anak-anak saya sudah selesai pendidikan semua dan usaha semua. Niatan saya, ingin mengangkat harkat dan martabat masysrakat Tanggamus agar terpandang,” tegas Saleh Asnawi.

Lebih jauh pemilik Al Mahmudah Manasik Training Centre Serpong dan Pondok Pesantren Gratis Al Mahmudah ini menjelaskan kepada para tamunya, insya Allah niat dirinya tulus, semata-mata untuk mengabdikan diri.

“Nanti awal bulan Mei di Tanggamus kita mulai, kita yang ingin perubahan semua gerak. Nggak usah ragu, terus lakukan pencerahan ke masyarakat, Ada Dewan Tanggamus bilang ke saya bahwa Kabupaten Tanggamus tertinggal, padahal kampung halaman kita ini kaya benar. Dari gunung Tanggamus sebagai Bukit Barisan subur pertanian dan perkebunan yang hasilnya bisa kita
ekspor, tanaman apa saja cocok tumbuh di Tanggamus. Kita didik dan cari yang ahli perkebunan dan hasil laut Tanggamus yang enak
kita ekspor seperti ke Jepang. Untuk wisata dan UMKM pun kita kembangkan. Ada tambang. Sebagai wirausahawan saya punya banyak relasi konsultan dan relawan jalan lurus ikut semua. Jadi semuanya bisa maju, bukan untuk diri sendiri tapi untuk semuanya,”.

Terkait infrastruktur Moh.Saleh Asnawi ingin para relawan terus memberikan pencerahan kepada masyarakat, menyampaikan akan memprioritaskan pembangunan jalan. Anggarannya bisa digali dari pelbagai sumber dan bukan hanya mengandalkan anggaran pusat saja.

“Jika belum ada dana untuk pembangunan, Pemerintah bisa saya talangi dulu. Solusinya kita cari biar maju Ustadz ngaji dapat honor, ini berdasarkan pengalaman saya jadi legislatif, nanti akan difasilitasi. Jadi jangan mengharap penghasilan dari pusat saja. Jangan cari duit disitu,” tandas Saleh Asnawi memberi pencerahan. (Jk-tim)