Stop Konser Dangdut Familys, Kapolsek Sepatan AKP Fahyani Minta Pejoget Hargai Korban Bencana 

PORDES TANGERANG – Konser dangdut Familys di Desa Gempol Sari Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang yang semulai meriah mendadak menjadi hening, Minggu 29 Desember 2025.

Peristiwa spontan itu terjadi akibat aksi simpatik Kapolsek Sepatan AKP Fahyani yang meminta pejoget turun dari panggung untuk menghormati para korban bencana di sejumlah wilayah.

“Rekan-rekan penggemar saya minta tolong saudara kita masih kena musibah di sumatera hargai mereka tidak ada yang naik ke atas, kita nikmati di bawah,” kata Fahyani.

Menurut Fahyani joged diatas panggung saat di wilayah lain terjadi bencana dan banyak korban berjatuhan merupakan tindakan yang tidak memiliki empati.

“Lihat saudara kita kalau seperti ini kita tidak menghargai. Saya Kapolsek Sepatan saya minta tolong tidak ada yang naik keatas panggung untuk nyawer,” tegasnya.

Fahyani mengajak kepada para penonton untuk memiliki rasa kemanusiaan. Meski begitu ia mempersilahkan penggemar memberikan support kepada biduan tetapi tidak harus naik ke atas panggung.

“Kepada para penonton yang hadir untuk turut juga menghargai kondisi saudara kita yang lagi terkena musibah karena nanti akan timbul kecemburuan sosial,” tandasnya.

Sebagai informasi BNPB menyatakan total sementara korban tewas akibat bencana alam banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai 1.140 jiwa dan 163 orang masih hilang. (gabel).