SMPN 2 Mauk Ukir Prestasi Gemilang di HUT PMI ke-80: Bukti Generasi Muda Berjiwa Penolong

PORDES TANGERANG – Semangat membara dan dedikasi tinggi mengantarkan SMPN 2 Mauk meraih prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Kejuaraan PMR yang digelar oleh PMI Kabupaten Tangerang.

Ajang ini merupakan bagian dari perayaan HUT PMI Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten ke-80, yang berlangsung meriah di Volunteer Park PMI, Kecamatan Solear, pada Minggu 28 September 2025 kemarin.

Para siswa-siswi SMPN 2 Mauk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang lomba, seperti pertolongan pertama, manajemen PMR, dan kepalangmerahan.

Dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah, mereka berhasil mengungguli puluhan sekolah lainnya dari seluruh Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh tim PMR SMPN 2 Mauk. Mereka telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan semangat kebersamaan yang luar biasa,” ujar Rohimat, Plt. Kepala SMPN 2 Mauk, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Senin 29 September 2025.

Ia mengatakan, bahwa prestasi ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan seluruh warga Mauk. Pasalnya, SMPN 2 Mauk telah membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan penolong bagi sesama.

“Keberhasilan SMPN 2 Mauk meraih juara PMR dalam HUT PMI ke-80 ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar untuk menjadi relawan yang handal dan berjiwa penolong. Semoga semangat kemanusiaan ini terus membara dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, dengan prestasi gemilang ini, SMPN 2 Mauk semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Prestasi ini adalah bukti semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh anggota PMR, pelatih dan pembina, semoga kedepan mereka bisa menjadi relawan-relawan yang siap mengabdi untuk masyarakat dan menjadi kader terbaik bagi Kemanusiaan,” tutup Rohimat selaku Plt. Kepala SMPN 2 Mauk.

Di tempat yang sama, Nurmaulida Hasanti kelas 9.3 peserta dari PMR SMPN 2 Mauk menyampaikan, kompetisi ini diikuti 60 sekolah dengan jumlah keseluruhan 600 peserta, dan masing-masing tim beranggotakan 2 orang.

“Untuk lomba PMR kami mendapat juara 3 kategori tali bambu campuran tingkat madya yang masing-masing tim memiliki dua anggota. Dalam penilaiannya pun yaitu mengenai kekuatan, jangkar, kerapihan dan lainnya,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wata’ala (SWT) yang telah memberikan kemenangan dalam perlombaan PMR ini.

“Alhamdulillah, saya bangga dan terharu juga bisa meraih juara 3 lomba PMR,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Anisah kelas 8.2, jelang kompetisi PMR ini dimulai, tim SMPN 2 Mauk melakukan pelatihan khusus selama 1 bulan di waktu pagi hingga sore hari.

“Dengan waktu 1 bulan sebelum lomba, kita selalu semangat latihan untuk raih kemenangan. Awalnya kita juga gugup ya, namun kegugupan itu hilang ketika mendapat arahan, bimbingan dan semangat luar biasa dari teman-teman, guru, pembina dan kepala sekolah. Jadi kita tambah semangat lagi,” pungkasnya.

Dia berharap agar kedepannya SMPN 2 Mauk terus meningkatkan prestasi dalam bidang apapun, sehingga dapat memberikan semangat kepada siswa-siswi lainnya.

“Semoga setelah kita pulang dari sini, adik-adik kita juga termotivasi untuk dapat prestasi yang lebih baik lagi dari kita, jadi lebih giat lagi dalam mengikuti ekstrakurikuler di sekolah,” tutupnya. (Ban).