Renovasi Pasar Bunut di Tualang Dikerjakan Tanpa ‘Plang Proyek’, Dari mana Sumber Dananya?
Renovasi Pasar Bunut di Tualang Dikerjakan Tanpa ‘Plang Proyek’, Dari mana Sumber Dananya?
Siak, PORDES – Proyek renovasi Pasar Bunut di Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, saat ini sedang dikerjakan. Namun, proyek tersebut dikerjakan tanpa dilengkapi plang proyek atau papan informasi, sehingga tidak diketahui dari mana sumber dana renovasi pasar itu.
Menurut salah satu pekerja, Diki, saat ditemui Portal Desa pada Rabu (16/11/2022), mengatakan, dirinya tidak mengetahui asal usul sumber dana proyek renovasi pasar tersebut.
“Saya hanya tahu yang menyuruhnya bekerja saja, namanya Ali dari Siak. Saya tidak tau nama PT atau CV nya. Kepala proyeknya jarang ke sini, Saya di sini udah 2 Minggu, dan baru beberapa hari ini di kerjakan, padahal material udah ada, kalau dari mana sumber dananya saya juga tidak paham,” ujarnya.
Diki juga mengungkapkan, bahwa kurang lebih 10 tahun ia bekerjasama dengan Ali dalam mengerjakan semua proyek yang ada di Siak.
“Kalau aku yang nangani kerja, dia (Ali) jarang datang, kalau sudah siap baru dia datang. Soal papan informasi tersebut hanya berlaku tergantung daerah saja,” ungkapnya.
Sementara, Linda, Korlap UPTD Pasar Kecamatan Tualang saat di konfirmasi, Selasa (15/11/2022) mengaku tidak mengetahui dari mana asal usul dana renovasi perbaikan pasar tersebut.
“ibu ini adalah kepanjangan tangan dari dinas, tapi kalau masalah keuangan semua dari dinas, kalau mau nanya langsug ke dinas,” kata Linda.
Baca juga: Kondisinya Memprihatinkan, Ini Penampakan Pasar Bunut
Sebelumnya, Bangunan Pasar Bunut di Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, kondisinya semakin memprihatinkan, menyusul banyaknya bagian bangunan yang mengalami kerusakan.
Hal ini, tentunya membuat para pedagang dan pengunjung merasa tidak nyaman saat berada di pasar tersebut. Padahal, keberadaan pasar disebuah desa sangatlah penting bagi masyarakat dan Pemerintah Desa itu sendiri, dan terpenting mampu menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat sekitar. (Ricky ZP)

