Kamis, 8 Desember 2022

Ratusan Juta Dana Desa Raib Dicuri, Kades Minta Polisi Telusuri

Ratusan Juta Dana Desa Bari Raib Dicuri, Kades Minta Polisi Telusuri

Mabar, PORDES – Kepala Desa Bari, Moh.Ali Ismail meminta Kepolisian Resort Manggarai Barat (Polres Mabar) untuk menelusuri atas hilangnya Dana Desa sejumlah Rp 119.400.000 (Seratus sembilan belas juta empat ratus ribu rupiah) dan 1 unit Leptop merk Accer senilai Rp4 jutaan, yang hilang dicuri maling dirumah milik mertua dari Bendahara Desa Bari, pada Minggu malam (31/10/2022) lalu.

Lokasi kejadian di jalan Ketentang, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ditemui Portal Desa, Kamis, (3/11/2022) pagi pukul 10.00 wita, diruang kerjanya, Kades Bari Moh.Ali Ismail menyampaikan, bahwa uang dana Desa yang ada di bendaharanya itu memang benar hilang dicuri saat bendahara desa tersebut berada dirumah mertuanya.

- Advertisement -

“Awalnya saya juga meragukan informasi tersebut, namun saya coba memastikan dan menelpon bendaharanya yang masih berada di Labuan Bajo, namun nomornya tidak dapat dihubungi,” katanya.

Lalu, lanjut Kades, setelah beberapa hari kemudian, ia mendapatkan informasi melalui salah satu pemberitaan di Media online terkait hilangnya uang dana desa tersebut, dan yang mengguatkan informasi itu juga ia telah membaca dari beberapa pemberitaan media online yang mencantumkan bukti Surat Tanda Bukti Laporan (STBL) Nomor : STBL/282/X/2022/SPKT/Polres Manggarai Barat/Polda NTT.

“Benar bendahara saya sudah melaporkan kejadian itu ke pihak Polres Mabar,” terang Ali.

Sebagai Kades Bari, ia hanya bisa menunggu dan berharap bagaimana kerja baik dari pihak Polres Mabar untuk menelusuri atas kejadian hilangnya uang milik negara tersebut.

Ali juga menjelaskan, bahwa kegunaan uang Dana Desa yang sebesar Rp 119.400.000 itu dengan perinciannya yakni Rp 113.400.000 untuk penerima BLT ditahap ke 4 sebanyak 126 orang pada bulan Oktober, November dan Desember dan Rp 6.000.000 diperuntukkan untuk honor Kader posyandu sebanyak 15 orang.

“Saya juga telah menerima surat dari pihak kecamatan Macang Pacar dalam hal ini Camat Macang Pacar, Dorotheus Ugan, untuk memberikan klarifikasi secara tertulis atas kejadian tersebut. Surat klarifikasi itu nantinya saya akan tindak lanjuti dalam waktu dekat ini, tapi saya juga butuh copyright bukti STBL dari Polres Mabar sebagai lampirannya,” ungkap Ali.

Kades Bari juga menyatakan siap bertanggung jawab atas kelalaian bendaharanya dari persoalan yang terjadi saat ini, dan berharap kepada masyarakat penerima BLT agar bersabar dan menahan diri menanti proses penelusuran oleh Polres Mabar atas hilangnya uang tersebut.

“Saya berharap agar Dana Desa kembali secara utuh di Pemdes Bari sehingga secepatnya juga akan dibagikan ke masyarakat,” tutupnya. (yuvens)

Berita Populer
BERITA HARI INI