Poktan Desa Cipedang Lebak Panen Padi Varietas Biosalin 2, Hasil Ubinan Capai 11,2 Ton

PORDES LEBAK – Kelompok Tani (Poktan) Pakbar I, Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak melakukan panen padi varietas Biosalin 2, Selasa, 4 Maret 2025.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat mengatakan hasil ubinan pada panen raya padi varietas unggul Biosalin 2 tersebut menunjukkan produktivitas yang sangat baik.

“Data hasil panen varietas Biosalin 2 mencatat hasil ubinan mencapai 11,2 ton GKP per hektar,” kata Rahmat kepada Portal Desa.

Rahmat menjelaskan padi varietas Biosalin 2 dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas lahan suboptimal yang memiliki kadar salinitas tinggi.

“Sehingga sangat cocok untuk wilayah pesisir dan daerah dengan air tanah berkadar garam tinggi,” katanya.

Rahmat mengungkapkan pada bulan Maret ini, Kecamatan Wanasalam diprediksi akan mencapai luas panen sekitar 1.800 hektar.

“Kami mendorong petani untuk menjual gabahnya ke Bulog dengan harga Rp6.500 per kg, sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 14 Tahun 2025,” imbuhnya.

Keputusan tersebut lanjut Rahmat menggantikan aturan sebelumnya, yakni Keputusan Kepala Bapanas Nomor 2 Tahun 2025.

“Bertujuan untuk menjamin stabilitas harga gabah serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada para petani di wilayahnya agar menjual gabahnya ke Bulog dari pada ke tengkulak, terutama jika harga yang ditawarkan lebih rendah dari Rp6.500.

“Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di semua kecamatan siap mendampingi petani dalam proses penjualan gabah,” tambahnya.

Menurut Rahmat panen raya di Kabupaten Lebak ini menjadi momentum penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan adanya dukungan pemerintah dan pendampingan dari PPL, diharapkan petani dapat memaksimalkan hasil panen mereka dan mendapatkan harga yang lebih menguntungkan,” tandasnya. (red)