Penanganan Wabah PMK Lamban, Peternak Merakurak Protes Di Kantor DKPPP Tuban

 

Tuban, PORDES – Sejumlah peternak sapi asal Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak merasa kecewa dengan kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tuban.

Mereka kesal dinas tersebut lamban dalam merespon wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sudah dua pekan menyerang diwilayahnya.

Kekecewaan peternak itu dilampiaskan dengan mendatangi Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tuban, pada Senin kemarin (6/3/2023).

Mereka mempertanyakan kinerja dan komitmen dinas tersebut dalam menangani penyebaran wabah virus PMK di Kabupaten Tuban khususnya diwilayahnya.

“Dinas lamban responya lambat,” kata Iksan peternak sapi asal Kecamatan Merakurak kepada Portal Desa, Selasa (7/3/2023).

Iksan mengaku kecewa atas kinerja dinas dalam penanganan PMK di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak, sebab tahun kemarin sampai sekarang Dusun Koro sama sekali belum mendaftarkan penyuluhan, penyemprotan disinfektan dan penyuntikan vaksinasi PMK terhadap ternak milik masyarakat.

“Tahun 2022 pihak desa telah mengajukan vaksinasi sampai sekarang belum ada tanggapan,” terang Iksan.

Iksan menyebut, sepuluh hari terakhir sudah ada 12 ekor sapi milik warga yang mati terjangkit virus PMK.

“Dari 50 ekor sapi yang terjangkit virus PMK, 12 diantaranya mati,” sebut Iksan.

Iksan juga menampik klaim dari pihak dinas bahwa mereka sudah melakukan pencegahan sehingga wabah PMK di Tuban mereda tetapi kenyataan di lapangan berbalik.

Iksan mengungkapkan, bahwa tanda-tanda sapi miliknya terjangkit virus PMK adalah hewan ternak tersebut tidak mau makan dan kejang-kejang sampai mati.

Terkait hasil pertemuan dengan pihak dinas kemarin, Iksan membeberkan bahwa dinas berjanji akan menindaklanjuti dengan memberikan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Dusun Koro.

“Hasil mediasi pihak dinas segera mengirim petugas ke Koro mas,” pungkas Iksan.

Sementara itu, Kepala DKP2P Tuban ketika dikonfirmasi Portal Desa melalui Sekretaris Dinas, Edi Sunarto mengatakan, bahwa pihaknya besok akan menugaskan tim kesana.

“Besok saya pantau langsung,” kata Sekdis singkat.

Laporan: Ali Maskur