Pembangunan Drainase Jalan Raya Boshowa Desa Kertasari Gagal Antisipasi Banjir
Karawang, PORDES – Pembangunan Drainase jalan raya Boshowa Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, menggunakan U-Ditch dengan besaran anggaran Rp 189.156.000, bersumber dari dana APBD tahun 2021, yang dikerjakan oleh CV Hamasat Prima di anggap gagal.
Pasalnya, tujuan awal pembangunan drainase tersebut adalah memperlancar saluran untuk antisipasi banjir di musim hujan, namun ternyata, justru malah menggenangi jalan dan pemukiman warga saat di guyur hujan selama dua malam, Rabu (19/01/2022).
Menurut Ujang (37), warga Dusun Kerajan B mengatakan, dengan adanya proyek drainase menggunakan U-Ditch bukannya mengantisipasi banjir tapi malah menambah parah, saat di guyur hujan selama dua hari air menggenangi jalan raya dan pemukiman warga di Dusun A dan B hingga kini belum surut.
“Kalau saja pekerjaan tersebut diselesaikan dengan baik, kemungkinan air akan berjalan dengan lancar, sehingga pada saat hujan turun tidak akan ada genangan air disana,” ucap Ujang.
Lebih lanjut Ujang berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Karawang agar menyerahkan pekerjaan proyek yang benar-benar ahli pada bidangnya.
“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karawang kalau kasih pekerjaan kepada pemborong, tolong pada yang ahli dalam bidangnya ,tidak asal asalan seperti ini, uang negara terbuang percuma akibat tidak profesional,” harap Ujang.
Sementara, menurut keterangan Emen (36) salah seorang pekerja, bahwa pekerjaannya sempat di komplen warga, dan meminta ujung drainasenya minta di bongkar agar saluran air berjalan lancar, hal ini sudah di sampaikan kepada Mandor Sarji.
“Warga juga sudah menyampaikan bahwa drainase U-Ditch yang ketinggian dan minta di boboki ujungnya, hal ini sudah disampaikan kepada mandor Sarji, saya sudah suruh di rapihkan tapi di tinggal begitu saja,” pungkas Emen. (ayt/pordes)

