Pelaksanaan Program TTE di Tuban Belum Maksimal

Tuban, PORDES – Pemerintah Kabupaten Tuban telah mencanangkan program Tanda Tangan Elektronik (TTE) di seluruh desa di Kabupaten Tuban sejak tahun 2019 lalu namun layanan tersebut belum dapat diterapkan secara maksimal.

Kepala Bidang (Kabid) Statistik dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (DISKOMINFO-SP) Kabupaten Tuban Abdul Afif menekankan pentingnya penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE), upaya ini untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat dan mudah.

“Inovasi digital ini menjadi solusi dari berbagai permasalahan terkait penandatanganan dokumen,”kata Afif kepada Portal Desa melalui pesan whatsapp, Sabtu (14/1/2023).

Menurut Afif, dengan TTE pelayanan di bidang administrasi akan menjadi lebih mudah selain dapat memangkas proses yang panjang juga hemat biaya untuk keseluruhan prosesnya.

Afif juga menjelaskan bahwa TTE sudah ditindaklanjuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di Pemerintah Kabupaten Tuban.

“Seluruh Camat juga sudah registrasi dan masih aktif,” jelas Afif.

Sedangkan TTE Kepala Desa dan Kelurahan dibutuhkan pada pemanfaatan layanan aplikasi Sistem Pengelolaan Arsip Surat Internal (Sepasi).

“Ada 17 Kepala Kelurahan sudah melakukan registrasi TTE dan 311 desa di Tuban terdapat 265 desa yang masih aktif TTE nya,” imbuh Afif.

Pejabat berkaca mata itu juga menyebutkan bahwa mayoritas desa yang belum mengurus TTE karena kurangnya kesadaran akan manfaat elektronik padahal TTE akan mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“TTE itu bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, itu lebih efektif dan efisien,” jelas Afif.

Pasca pelantikan Kepala Desa pada akhir tahun 2022 kemarin, tercatat 15 orang sudah mengajukan pendaftaran TTE ke Balai Sertifikasi Elektronik (BSE) pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN ) dan ditargetkan awal tahun 2023 seluruh Kepala Desa harus sudah memiliki TTE.

“Tahun ini semua desa harus dapat menerapkan TTE, jika diperlukan kami akan ke desa-desa melayani pengurusanya,” pungkas Afif.

Laporan: Ali Maskur