P2KB Halmahera Barat Adakan Pembinaan Terhadap PLKB dan ASN Serta P3K,

PORDES HALBAR – Dinas
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Halmahera Barat, melakukan kegiatan pembinaan kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan P3K di Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Jum’at 20/10/2023.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara (Kaperwil-Malut) Nuryamin, beserta rombongan dan Kepala Dinas P2KB Halbar, Rosfintje Kalengit beserta jajarannya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara Nuryamin , saat ditemui Portal Desa mengatakan, selain memberikan penguatan dan pembinaan, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap Kader BKB Desa Gufasa yang terpilih sebagai Kader terbaik tingkat Nasional.

“Kemarin kita sudah melakukan virtual meting secara Nasional dihadiri oleh semua Provinsi, dan saya melakukan pendampingan langsung yang diselenggarakan di Kantor Bupati Halmahera Barat itu saya didampingi oleh Asda II, Kadis Bapedda, Kadis P2KB, Kepala Desa dan ada juga dari Kecamatan Jailolo serta Penyuluh Keluarga Berencana, saat itu saya bersama penyuluh KB , mendiskusikan terkait upaya dan giat yang dilakukan oleh Kader terbaik tingkat Nasional yakni, Ibu Lia dari Desa Gufasa,” ujarnya

Menurut dia pengembangan Kelas Orang Tua Hebat itu ada 11 seri. Setiap seri diselenggarakan sekali dalam sebulan (11 bulan lamanya) itu dilakukan secara rutin oleh ibu Lia (Sapaan akrab), kemudian ibu Lia juga mengirim artikel, melakukan pembinaan kepada masyarakat secara aktif sehingga terpilih menjadi juara Nasional.

Nuryamin juga memberikan apresiasi terhadap kader terbaik di tingkat Nasional berupa mendampingi secara langsung. Menurutnya berbeda antara mendampingi langsung dan dilepas begitu saja selain juga melakukan pembinaan kepada penyuluh KB.

Dia menambahkan, Karena penyuluh KB ini kerjanya di tingkat Desa, maka dari itu didorong penyuluh KB tersebut supaya mereka aktif melakukan pendampingan di Desa, membantu Kepala Desa serta membantu program-program yang ada di Desa sehingga persoalan di Desa dapat terselesaikan.

Terkait masalah stunting, program-program jamban, perumahan dan lainya itu, pihaknya mengupayakan agar data tersebut bisa dihimpun semua oleh penyuluh KB.

Nuryamin meminta, Agar data-data tersedia di setiap Desa dan data tersebut terinput dalam sistem informasi. Karena kalau data yang diberikan bentuk kertas (manual) tidak dapat terbaca di Provinsi maupun di Pusat. Menurutnya, data adalah bukti hasil kerja suatu lembaga ataupun personel.

“Mudah-mudahan dapat memberikan spirit atau semangat kepada seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara melalui penyuluh KB sehingga keberadaan penyuluh KB itu dirasakan ditengah-tengah mereka,” pungkasnya.

Sementara itu Kadis P2KB Kabupaten Halmahera Barat Rosfintje Kalengit, menerangkan , saat dirinya masuk di Halbar hanya melakukan rapat internal, untuk secara keseluruhan baru kali ini dilaksanakan pembinaan.

“Terkait dengan tugas dan tanggung jawab PLKB ketika dia turun di kecamatan apa yang harus dia lakukan, Ini memang kita bekali betul biar ketika dia ada dilapangan tidak bingung lagi dengan apa yang harus dikerjakan,” terangnya

Fin sapaan akrabnya menyatakan, Kebutulan hari ini ada Kaper dan Pokja dari Provinsi, sama sama memberikan penguatan kepada PLKB.

“Saya bersyukur karena memang kepala perwakilan merespon , dan dia juga memberikan penguatan penguatan terkait dengan penempatan PLKB P3K disini,” terang Fin.

“Ada dua orang yang di rekomendasikan untuk wawancara dengan BKKBN Pusat , satu dari Sulawesi Barat dan yang Memang dinilaii di setiap kelas, kelas ibu ibu hebat, harapan saya semoga pertemuan ini bisa memberi dampak positif bagi PLKB yang kemudian di tempatkan di Desa dan pekerjaan pekerjaan yang mereka lakukan itu sesuai dengan harapan kita, dan kita akan monitoring terus. tutup Fin ( dari Halmahera Barat, dan Halmahera Barat meraih peringkat pertama karena hanya ada dua orang saja,” ujarnya

Terakhir, Fin berharap , semoga pertemuan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi PLKB yang kemudian ditempatkan di Desa, sehingga apa
yang dikerjakan sesuai dengan harapan. Fin berjanji akan selalu monitoring kegiatan. (Ris)