Mas Bechi Dan OPSHID Tuban Serahkan Rumah Syukur Layak Huni Di Kedungrojo Plumpang
Mas Bechi Dan OPSHID Tuban Serahkan Rumah Syukur Layak Huni Di Kedungrojo Plumpang
PORDES TUBAN, – Sebagai Ungkapan rasa syukur peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-95, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) Kabupaten Tuban menyerahkan 1 unit Rumah Syukur Layak Huni (RSLH) di Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pembangunan rumah gratis itu dimulai sejak tahun 2008 dan dipimpin langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat OPSHID (DPP OPSHID), M. Subchi Azal Tsani atau akrab disapa Mas Bechi, OPSHID meraih capaian luar biasa pada momen Sumpah Pemuda Tahun ini dengan rekor terbanyak dari tahun sebelumnya dengan membangun 66 unit rumah di seluruh Indonesia.
“Hari ini, 1 unit rumah tersebut kami berikan kepada Siti Muafiyah, usia 53 tahun seorang ibu dengan 2 anak laki-laki,”ungkap Fitra Rizki dari DPD OPSHID FKYME Tuban dalam rilisnya yang diterima redaksi Portal Desa, Senin 6 Nopember 2023.

Fitra Rizki menambahkan bahwa dalam Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke – 95 ini OPSHID membangun 1 (satu) unit Rumah Syukur dengan menghabiskan dana 90 juta.
“Proyek rumah syukur ini non politik, tidak memandang ras, suku maupun agama dan apakah penerima itu murid Shiddiqiyah atau bukan bahkan ada yang dari agama lain,” Fitra Rizki.
Perwakilan DPP OPSHID FKYME, Mulyadi dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada OPSHID Tuban dan mengaku kaget dengan dana yang dihabiskan untuk membangun 1 unit rumah di Tuban.
“Saya kaget dengan jumlah nominal dana pembangunan yang disebutkan panitia 90 juta tadi,” kata Mulyadi.
Menurut Mulyadi, rata-rata di daerah lain dana yang dikeluarkan untuk 1 (satu) unit rumah masih diatas 100 juta sedangkan rumah ini dan fasilitasnya hanya 90 juta dengan ukuran rumah yang cukup besar.
“Kami harus banyak belajar dari temen OPSHID Tuban bagaimana untuk bisa mengelola dana seefisien itu,” ucap Mulyadi.
Meski begitu, Mulyadi yakin angka 90 juta itu tidak reall karena sudah menjadi kebiasaan warga shiddiqiyyah tidak menghitung biaya tenaga dan konsumsi.
“Itulah kesadaran, keikhlasan teman OPSHID dan warga shiddiqiyyah yang begitu luarbiasa seperti yang diajarkan sang mursyid dan pimpinan kami bpk. M. Subchi Azal Tsani,” tambah Mulyadi.
Ketua Dhibra Tuban, Sarpan menyebut bahwa para pekerja tidak mengenal lelah karena pagi hingga sore dan dilanjut malam pembangunan terus berlanjut demi mempercepat pembangunan supaya dapat ditempati oleh penerima.
Ketua Dhibra Kabupaten Tuban, Sarpan juga mengucapkan terimakasih atas terselesaikannya amanat pembangunan rumah ini dan terimakasih kepada seluruh organisasi Shiddiqiyyah Kabupaten Tuban karena telah saling berkerjasama dengan baik.
“Lama pembangunan rumah ini 40 hari pengerjaan, sejak terhitung peletakkan batu pertama serentak pada 17 September 2017 dan semua biaya pembangunan ditanggung oleh OPSHID dan seluruh organisasi dilingkungan thoriqoh Shiddiqiyyah Kabupaten Tuban serta simpatisan,” jelas Sarpan.
Sedangkan, Kholifah Shiddiqiyah, M. Amin Jupri mengapresiasi kerjasama yang baik warga Desa Kedungrojo dengan Shiddiqiyah.
“Hampir setiap hari saya datang kesini dan melihat warga sekitar hampir setiap hari memberikan sedekah makanan dan minuman kepada relawan,” tandas Amin Jupri.
Ditempat yang sama, perwakilan Kepala Desa Kedungrojo, Suminto menyampaikan terimakasih sebanyak banyaknya atas pembangunan rumah syukur layak huni shiddiqiyyah kepada warganya.
“Saya menjabat di pemerintahan hampir 23 tahun dan baru kali ini mendapati bedah rumah atau rumah syukur semegah ini,harus disyukuri,” ucap Suminto.
Sebagai informasi, proyek yang dilaksanakan dalam waktu relatif singkat ini, didanai oleh kemandirian serta gotong royong pemuda Shiddiqiyyah dan warga Shiddiqiyyah Se-Kabupaten Tuban dan simpatisan.
Selain itu, pembangunan juga ditunjang oleh perusahaan rokok PT. Sehat Tentrem Jaya Lestari Jombang. (Ali Maskur)

