Gadis Asal Jailolo Sabet Juara 1 Lomba Esai Tingkat Pelajar dan Mahasiswa

Halbar, PORDES – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswi IAIN Ternate, yang belum lama wisuda. Baru saja, Masita Abdullah menyabet juara 1 lomba menulis esai tingkat mahasiswa dan Pelajar dalam rangka memperingati HUT RI ke-77.

Lomba menulis esai ini di selenggarakan oleh Tim Gerakan Kebaikan Kota Ternate, dari Partai Perindo, di Kelurahan Santiong, Kota Ternate Tengah, pada 15-30 Agustus 2022 lalu.

Masita Abdullah kepada Portal Desa, Sabtu (3/9/2022), mengungkapkan kebahagiaannya ketika mengetahui dirinya meraih Juara 1 saat di umumkan hasil Lomba Menulis Esai.

“Saat di umumkan bahwa saya dapat Juara terbaik satu, perasaan saya sangat bahagia bercampur haru. Sebab, tujuan saya dalam menyebrangi pulau untuk menghadiri lomba tidak sia sia, dan pada akhirnya bisa berbuah manis,” ujarnya.

Baca juga: Perkuat Tali Silaturahmi, AIKOM Ternate Adakan Acara Ramah Tamah

Masita anak bungsu dari 4 bersaudara, kelahiran Jailolo ini, mengaku pada saat itu kondisinya tidak fit, yang membuat dirinya pasrah dengan penampilannya.

“Saya berusaha mengoptimalkan waktu yang ada, ketika kondisi saya yang tidak fit saat itu membuat saya pasrah dengan penampilan saya dengan para peserta yang lain. Namun ketika tiba saat presentasi saya bersyukur, Alhamdulillah atas Izin Tuhan saya dihantarkan sebagai juara terbaik satu, Intinya saya merasa senang dan bahagia, serta bersyukur pada-Nya,” akunya.

“Alhamdulillah menjelang sebelum wisuda saya ditawarkan untuk berpartisipasi mengikuti lomba yang buat untuk tingkat mahasiswa dan pelajar dalam rangka memperingati momentum 17 Agustus hari kemerdekaan ke-77 kemarin,” tambah gadis kelahiran 6 Desember 2000 itu.

Pada Selasa (30/8) lalu, Masita ikut presentasi kemudian di tentukan juara dan pada esok harinya, ia menerima hadiah dari pihak penyelenggara, yaitu tim gerakan kebaikan Kota Ternate yang di fasilitasi Partai Perindo.

“Harapan saya semoga saya bisa terus memperbaiki diri, agar bisa lebih baik lagi kedepannya, terutama dalam hal pengetahuan literasi,” tutup Masita. (riski)