Cerita Kakek 76 Tahun Bawa Cucunya Disunat Gratis di RSUD Pakuhaji

PORDES TANGERANG – Seorang kakek bernama Ali warga kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang wajahnya nampak semringah setelah cucunya selesai di khitan secara gratis di RSUD Pakuhaji.

Dengan nada terbata-bata kakek berusia 76 tahun ini menceritakan upayanya bersama Istri untuk mengkhitan cucunya yang sudah tidak memiliki ayah karena meninggal dunia beberapa tahun lalu.

“Awalnya itu istri saya nganter cucu saya sekolah katanya di pemantren (RSUD Pakuhaji) ada sunatan gratis saya ngedadak langsung kesini” kata Kakek Ali kepada Portal Desa, Rabu 30 April 2025.

Lebih lanjut kakek Ali mengatakan karena merasa senang adanya sunatan masal secara gratis di RSUD Pakuhaji ia sampai lupa untuk membawa berkas persyaratan pendaftaran.

“Saya dua balik ke sini karena saya ngga bawa surat-surat buat daftar saya ambil dulu terus balik lagi ke sini langsung di terima dan cucu saya langsung disunat,” katanya.

Kakek Ali menambahkan ia terpaksa harus menyunat cucunya tersebut secara gratis karena memang tidak memiliki biaya.

“Saya tidak punya biaya ditambah bapaknya kan dia sudah meninggal dunia terus ibunya kerja serabutan, ini juga ibu nya mah ngga nganter hanya saya dan istri saya,” ujarnya.

Menurut dia adanya sunatan masal gratis di RSUD Pakuhaji ini sangat membantunya sebagai masyarakat miskin terlebih kepada cucunya yang sudah tidak memiliki orang tua.

“Mudah-mudahan semuanya dikasih berkah selamat semuanya dan rumah sakit Pakuhaji biar ada kemajuan kedepannya dan pimpinanya juga diberikan kesehatan dan banyak rejekinya,” pungkasnya. (gabel).