Bongkar Muat Barang Tepat Badan Jalan Pasar Ciputat, Kok Bisa Ya?
Bongkar Muat Barang Tepat Badan Jalan Pasar Ciputat, Kok Bisa Ya?
Tangsel, PORDES- Terowongan pasar Ciputat dijadikan lahan perparkiran oleh para oknum yang tidak memiliki indentitas resmi, akibatnya banyak truk dan kendaraan besar milik distributor dan pabrikan memakai badan jalan hingga satu meteran lebih terpakai.
Parkir liar tersebut dijadikan tempat bongkar muat barang barang supplier yang mengirim ke pasar Ciputat.
Tokoh Cipasera Yardin Zulkarnain mengaku, kesalnya sudah di ubun ubun (kepala) melihat banyaknya parkir liar yang membuat kemacetan tiap hari di pasar Ciputat sejak pagi hingga ke malam hari.
“Terowongan Pasar Ciputat dijadikan Area Parkir Liar, kami duga adanya kordinasi antar oknum keamanan Pasar Ciputat, ini sudah berjalan lama paska di resmikannya oleh Walikota Tangsel,” kata Yardin, Rabu (25/1/2023) kepada wartawan
Menurut Yardin, parkir liar sangat meresahkan warga yang melintas didepan pasar Ciputat.
“Dugaan ada yang mengkoordinasi dalam kegiatan parkir liar tersebut. Kepala pasar tampaknya tidak ambil pusing dan tidak peduli dengan kegiatan parkir liar tersebut,” tandas Yardin.
Terpisah, tokoh pasar Indonesia M Yamin menjelaskan, persoalan pasar Ciputat saat ini kian tak karuan, disesali manajemen yang diterapkan oleh pengelola pasar yang ditugaskan oleh dinas indag Tangerang Selatan kurang peka dan sepertinya enggan memperbaiki tata manajemennya.
“Kami melihat sejak revitalisasi hingga sekarang pun belum selesai satu per satu bahkan persoalan datang terus menerus, kami pikir perlu adanya evaluasi dari pemerintah daerah untuk restrukturisasi kepengelolaan yang lebih baik, minimal paham dan asli orang Ciputat,” terang Yamin.
Sebelumnya, keluhan keluhan pun datang dari pedagang pasar Ciputat yang sejak tahun 1980an berdagang. Bahkan tidak sedikit pedagang bersikeras agar pengelola yang lama diganti secara menyeluruh personilnya.
“Kami tak paham politik apalagi menejemen intinya coba koreksi kembali pengelolaan pasar ini, atau sesekali turunlah pejabat Pemkot ke pasar dan tanyakan nasib kami pedagang lama disini,” ungkap Tarmo.
Laporan: Diaz

