BBM Bersubsidi Naik, Pemerintah Siapkan Bansos

Tuban, PORDES – Rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi bahan perbincangan ditengah masyarakat terutama di desa.

Rencana penyesuaian harga BBM ini menurut pemerintah dipicu harga minyak dunia yang kompetitif.

Dilansir dari web resmi Pertamina, BBM nonsubsidi mengalami penurunan, Pertamax Turbo Rp 17.900 menjadi Rp 15.900 per liter, Pertamax Dex dari Rp 18.900 menjadi Rp 17.400, Dexlite dari Rp 17.800 menjadi Rp 17.100.

“saat ini harga Pertalite jauh dibawah harga perekonomian. Pertalite Rp 7.650 per liter seharusnya Rp 17.200 per liter (Juli 2022) selisih Rp 9.550 per liter,” ujar Dirut PT Pertamina Nice Widyawati, dikutip dari web MyPertamina, Kamis (1/9/2022).

Nice Widyawati menambahkan, bahwa ini memang membebani APBN karena Pertalite termasuk BBM yang di subsidi pemerintah.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan hitung-hitungannya harga perekonomian Pertalite seharusnya Rp 14.450 per liter, Solar Rp 13.950 per liter.

Pantauan Portal Desa di salah satu SPBU di wilayah Tuban, nampak masih normal belum ada kepanikan dan antrian yang signifikan.

Kendati begitu untuk antisipasi kenaikan BBM, pemerintah telah menyiapkan subsidi BBM bagi masyarakat yang terdampak kebijakan ini yang rencananya segera diumumkan.

Kementerian ESDM merilis bahwa pengumuman kenaikan BBM sedang dimatangkan.

Pewarta: Ali Maskur