Camat Kenduruan Dorong Paguyuban UMKM Inovatif, Berdaya Saing Dan Tangguh
Camat Kenduruan Dorong Paguyuban UMKM Inovatif, Berdaya Saing Dan Tangguh
PORDES TUBAN, – Guna mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Camat Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendorong Paguyuban UMKM Kenduruan lebih maju dan berlegalitas serta mampu menembus pasar retail modern agar mampu naik kelas.
“Di Kecamatan Kenduruan dari 9 Desa terdaftar lebih dari seratus Usaha Kecil dan Menengah,” ungkap Dhasar kepada Portal Desa diruang kerjanya, Selasa 31 Oktober 2023.
Dhasar mengakui, dengan terbentuknya paguyuban UMKM, pihaknya lebih mudah mendata pelaku usaha diwilayahnya.
“Yang sudah lengkap legalitasnya hampir 50 persen,” jelas Dhasar.
Dhasar berharap, UMKM di wilayah Kecamatan Kenduruan bisa naik kelas, berlegalitas baik NIB, sertifikat Halal maupun BPOM-nya.
“Karena untuk masuk retail modern harus lengkap legalitasnya,” imbuh Dhasar.
Terpisah, Ketua Paguyuban UMKM Kenduruan Moch. Zainal Machmud mengatakan bahwa pihaknya mendukung dan mendorong agar UMKM di wilayah Kecamatan Kenduruan terdata dan berlegalitas.
“Sehingga kita lebih mudah memberdayakan dan memberikan pelatihan serta mengikutsertakan dalam event atau pameran, sehingga lebih maju dan berdaya saing,” ujar Zainal.
Menurut Zainal, dengan terbentuknya paguyuban, pelaku UMKM tidak sekedar berjualan, namun lebih berkelas mengembangkan jaringan.
“Dengan meningkatkan kualitas produk akan mampu bersaing dengan kecamatan lain,” tandas Zainal.
Pria yang juga pendidik itu menyebut, pihaknya segera merencanakan program kerja kedepan.
“Seperti yang dijelaskan pak Camat, yang terpenting adalah legalitas, karena itu syarat mutlak untuk bisa naik kelas dan bisa masuk retail modern,” tandas owner Elbarkah Art itu.
Sedangkan Pendamping UMKM, Desi Astutik mengungkapkan sebenarnya banyak potensi UMKM di wilayah Kecamatan Kenduruan, namun masih minim kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya legalitas.
Desi berharap, dengan penyelenggaraan festival UMKM di Kecamatan Kenduruan kemarin kita bisa bersinergi, sosialisasi dan pendampingan legalitas usaha.
“Minimal bisa memberikan edukasi dan informasi untuk UMKM, khususnya di kecamatan Kenduruan agar bisa lebih bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkas wanita yang getol perjuangkan legalitas halal itu. (Ali Maskur)

