Kades Laksana Berharap Bimbingan Simulasi dapat Menciptakan Masyarakat Sadar dan Tangguh terhadap Bencana Banjir

Tangerang, PORDES – Beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang pada pertengahan September ini banyak di guyur hujan dengan intensitas tinggi, sehingga membuat masyarakat dan Pejabat Desa di Kabupaten Tangerang giat melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi banjir dan genangan terutama pada desa yang rawan banjir.

Kepala Desa (Kades) Laksana Tajudin Drajat mengatakan, Desa Laksana memang sudah menjadi langganan banjir tahunan, namun ia bersyukur saat ini di desanya sudah di bentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) oleh BPDB Kabupaten Tangerang yang bekerjasama dengan wahana visi

“Artinya untuk mengantisipasi bencana banjir, kami sudah mempersiapkan tim bahkan pada beberapa hari yang lalu tim kami mendapatkan bimbingan simulasi penanggulangan bencana banjir dari BPDB Kabupaten Tangerang,” kata Kades Laksana Tajudin Drajat saat di temui di ruang kerjanya. Kamis (15/9/2022).

Kades yang akrab disapa Njat ini juga mengatakan, bimbingan simulasi yang di lakukan BPDB Kabupaten Tangerang yang bekerjasama dengan wahana visi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat apabila terjadi bencana banjir, terutama pada musim penghujan.

“Dengan adanya bimbingan simulasi ini saya berharap dapat menciptakan masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana banjir yang sering terjadi di desa Laksana, karena untuk mengatasi banjir itu di butuhkan peran serta beberapa pihak termasuk masyarakat,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tangerang H Elih Khaerona mengatakan, pihaknya telah melakukan kegiatan simulasi tanggap bencana di Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji sebagai tindak lanjut dari pembentukan Desa Tangguh Bencana.

“Karena di desa tersebut sering banjir dan masyarakat sudah bosan dan resah apalagi sudah memasuki bulan penghujan. BPDB bekerjasama dengan wahana visi membentuk desa tangguh bencana dengan membangun kapasitas pemberdayaan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tujuan di bentuknya Destana ini agar dalam menghadapi bencana banjir masyarakat sudah di bekali ilmu, ia juga berharap dalam menghadapi bencana banjir Desa Laksana sudah tangguh.

“Desa itu juga harus sama sama ingin membangun desanya jangan sampai banjir mengganggu kegiatan perekonomian masyarakat disana,” tandasnya. (gabel)