Waspada !!! Kabar Banjir Besar Melanda Kampar Kiri Hulu Riau

Kampar, PORDES – Masyarakat Kampar Kiri Hulu Riau, digegerkan dengan kabar bahwa banjir besar seperti pada tahun 1978 akan segera melanda wilayah mereka.

H Firdaus, Camat Kampar Kiri Hilir dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Portal Desa Perwakilan Riau, Sabtu 11/3/2023
membenarkan kecemasan warga tersebut. Ia juga menambahkan, bahwa air di wilayah hulu sudah sangat tinggi dan berpotensi meluap ke wilayah Kampar Kiri Hulu.

Wilayah Kampar Kiri Hulu diperkirakan akan terdampak besar karena mayoritas akses transportasi warga hanya mengandalkan transportasi sungai. Jika banjir semakin membesar, kemungkinan warga akan terisolir dan kesulitan mendapatkan akses bantuan. Maka dari itu, Camat H Firdaus meminta bantuan dari seluruh instansi terkait untuk segera menyalurkan bantuan ke daerahnya.

“Kami membutuhkan bantuan dari semua pihak untuk masyarakat di Kampar Kiri Hulu,” ujarnya.

Dalam situasi yang genting ini, masyarakat Kampar Kiri Hulu mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk membantu mereka mengatasi bencana banjir ini.

Sebelumnya diberitakan, Festival Subayang yang rencananya akan digelar hari Sabtu (11/3/2023) ini ditunda akibat meluapnya sungai Sibayang. Lomba mancing di Lubuk Larang pun juga ditunda karena kondisi sungai yang membahayakan bagi para peserta.

Menurut Peltu TNI Rudi Tanjung, Dan Pos Kecamatan Kampar Hilir Hulu, beberapa kegiatan di Festival Subayang harus ditunda demi keselamatan para pengunjung. “Kita tunda dulu acara mancing dan buka lubuk larangan karena sungai Sibayang meluap,” ujarnya.

Pihak Dapos pun mengimbau kepada panitia dan peserta untuk tetap memprioritaskan keselamatan.

“Kondisi sungai yang membahayakan tidak memungkinkan kita untuk melanjutkan acara. Kami harap panitia dapat mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan keselamatan para peserta,” tambahnya.

Sementara itu, pengunjung juga diimbau untuk tidak mendekati sungai karena kondisi banjir yang sangat berbahaya. Meluapnya sungai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur daerah sekitar.

Meski Festival Subayang harus ditunda, pihak panitia masih berusaha untuk menentukan jadwal baru pelaksanaannya. “Kami akan terus memantau kondisi sungai dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan keamanan acara,” tutup Peltu TNI Rudi Tanjung. (Riki ZP)