Semahabar Tanggapi Pernyataan Ketua Fraksi PKB: Jangan Salahkan Pemda Saja

PORDES HALBAR – Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (Semahabar) mengkritisi pernyataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang menyalahkan Pemerintah Daerah (Pemda) dengan situasi dan kondisi keuangan yang mengalami krisis.

“Padahal selama 4 tahun anggota DPRD yang menjabat di Halbar hanya diam saja, baru sekarang di masa akhir jabatan satu-satu mulai menunjukan muka untuk mengkritisi Bupati dan Wakil Bupati dan bahkan menyalahkan Pemda Halbar saja,” ujar Riwan Basir, Ketua Semahabar.

Menurut Riwan, DPRD juga ikut andil dalam kebijakan dan lain-lain, kemerosotan kondisi keuangan daerah merupakan tanggung jawab bersama antara Pemda dan DPRD, selaku wakil rakyat yang melaksanakan 3 fungsi yakni, budgeting, regulator dan controlling.

“Seharusnya anggota DPRD juga tau kondisi keuangan daerah sejak APBD ditetapkan, serta setiap saat melakukan kontrol melalui alat kelengkapan DPRD melalui RDP maupun Rapat kerja lainnya, selama ini hanya kelihatan anggota DPRD sibuk mengurusi pokirnya dan mengabaikan kontrol pengelolaan kegiatan di SKPD mitranya,” bebernya.

Seharusnya, lanjut dia, dengnn kondisi keterbatasan anggaran begini anggota DPRD jangan diam membisu dan cenderung ikut serta menambah usulan program dan kegiatan melalui modus Pokir, kalau anggota DPRD bijak dan ikut bertanggung jawab dengan posisi kondisi keuangan daerah harusnya menyampaikan pernyataan ke publik jangan bias dan seolah-olah memprovokasi bahwa kesalahan ini adalah kesalahan Pemerintah Daerah saja.

“Saya selaku ketua Semahabar melihat ini adalah tanggung jawab yang harus di selesaikan dan mencari solusi kalau daerah menggalamai krisis bukan saling menyalahka karena akan berimbas kepada Masyarakat Halmahera Barat,” tuturnya.

Dia selaku Ketua Demahabar mendesak ke Pemda dan DPRD agar secepatnya mencari jalan keluar, jangan hanya saling menyalakan. (Riski)