Ratusan Umat Hadiri Perayaan Penutupan Bulan Maria di Gua Nisiketek Stasi Rego Paroki Santu Markus Pateng Rego Mabar
Ratusan Umat Hadiri Perayaan Penutupan Bulan Maria di Gua Nisiketek Stasi Rego Paroki Santu Markus Pateng Rego Mabar
Mabar, PORDES – Misa Penutupan Bulan Maria di Gua Nisi Ketek Stasi Rego Paroki Santu Markus Pateng Rego Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat, NTT, berjalan dengan Lancar dan penuh Hikmah.
Perayaan misa Penutupan Bulan Maria ini di pimpin lansung oleh oleh Romo Frans Adi, selaku Pastor Paroki Santu Markus Pateng Rego, dan juga Frater Arvan selaku Frater Top di Paroki Santu Markus Pateng.
Diperkirakan ratusan umat dari 4 Stasi hadir dalam perayaan Penutupan bulan Maria di Gua Nisiketek Paroki Santu Markus Pateng Rego.
Romo Frans Adi dalam khotbahnya mengatakan, perayaan ini menunjukan kepada kita bahwa sebenarnya iman adalah ahli yang luar biasa, iman itu adalah luar biasa di luar pikiran, pendapat apa saja dari manusia.
“Bunda Maria Ibu kaum beriman karena ketika malaykat Gabriel datang kepadanya, untuk memberi kabar gembira yang sungguh menggembirakan bahwa engkau akan melahirkan seorang Putra. Roh kudus turun atas-Mu, kuasa Allah yang Maha Suci akan menyertai Engkau, jawab Bunda Maria. bagaimana hal itu mungkin terjadi? Karena itu maka Bunda Maria mengatakan bahwa.” Aku ini Hamba Tuhan”. terjadilah padaku menurut perkataan-Mu,” katanya.
“Maria hidup dengan tantangan,bagaimana Maria mengandung Yesus dan Dia menyampaikan berita gembira pertama, mengunjungi Elisabet, keluarga dekatnya. hal ini memberikan pesan yang baik untuk kita, juga mau menunjukan kepada kita bahwa keluarga bagian dari iman kita.” Neka bete ka,eng keluarga” (akurlah dalam kehidupan keluarga) karena keluarga adalah segalanya buat kita juga bagian dari Iman kita,” terang Romo Frans Adi.
Sementara, Gerus Jehali selaku Dewan Pastor Paroki Santu Markus Pateng rego (DPP), dalam sambutannya pada penutup perayaan mengatakan, bahwa kita semua umat khatolik sedang berwisata di bumi ciptaan tuhan, pariwisata dalam pengertian iman kita, harus memaknai setiap perjumpaan dengan sesama kita dengan sukacita.
“Kita sedang mengikuti jejak kaki Allah melalui alam ciptaan-Nya seperti yang kita nikmati pada kesempatan ini, itulah dasarnya kita merayakan akhir bulan Maria di Gua Nisiketek ini. Karena Paroki Santu Markus Pateng mau mencanangkan tempat ini sebagai ‘Obyek Wisata Rohani’ untuk kedepannya, oleh karena itu saya selaku dewan pastor paroki Santu Markus Pateng rego (DPP) mengimbau, mengajak kepada semua umat, mari menjaga tempat ini, merawat tempat ini, melestarikan, sehingga tempat ini hebat adanya dari kala dulu sampai saat ini,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Romo Frans Adi selaku Pastor Paroki Santu Markus Pateng rego, bersama Frater yang sudah meluangkan waktunya bersama umat separoki Santu Markus Pateng untuk memimpin perayaan Ekaristi pada kesempatan ini, juga kepada anggota koor dari SMA K Santu markus Pateng,juga kepada para ketua Kelompok basis Gereja ( KBG) sesetasi rego dan KBG- KBG separoki Santu Markus Pateng.
“Mari kita maknai perjumpaan kita dengan sukacita dan hargai, hormati warisan leluhur kita,” tutup Gerus selaku DPP Paroki Santu Markus Pateng rego.
Untuk diketahui, perayaan ini tetap mengikuti protokol kesehatan.
Pewarta: Yuvensius Suhardi

