Mabuk Komix Jadi Tren di Tualang
Mabuk Komix Jadi Tren di Tualang
Perawang, PORDES – Ratusan bungkus obat komix yang sudah dipergunakan berserakan ditemukan warga di Jalan penghubung dua desa, yakni Pinang Sebatang dan Kampung Tualang atau di kenal dengan Jembatan SMP 4 kecamatan Tualang kabupaten Siak.
Diduga kuat, obat batuk dalam bentuk sachetan yang berserakan di sisi bagian bawah jembatan besi tersebut disalah gunakan para remaja agar bisa memabukkan.
Duwie MY, salah seorang pemuda warga sekitar mengatakan, dirinya merasa prihatin dengan banyaknya bungkus obat batuk Komix yang diduga sudah dikonsumsi oleh oknum remaja untuk mabuk-mabukan, Senin (16/5/2022).
“Ini saya lihat ada banyak sekali. Prihatin sekali dengan kejadian seperti ini. Padahal, kalau ada hukuman atau larangan berjualan obat batuk Komix dalam jumlah banyak tidak sampai seperti ini. Jadi, kalau dibiarkan terus bisa-bisa semakin rusak generasi muda kita,” katanya.
Ia berharap, Pemerintah Kecamatan Tualang melalui dinas terkait untuk lebih serius lagi menanggulangi penyakit sosial ini, dengan memperkecil kesempatan para remaja mabuk menggunakan obat batuk Komix.
“Dari segi kesehatan sudah jelas pasti membahayakan karena dikonsumsi dalam jumlah banyak. Makanya, agar tidak menyesal di kemudian bagi remaja itu, atau supaya tidak semakin membahayakan bagi yang lainnya, pemerintah maupun aparat keamanan harus lebih intens lagi memantau pergerakan para remaja di tempat yang biasa digunakan untuk mabuk-mabukan,” tandasnya.
Bhabinkamtibmas Kampung Tualang, Brigadir Eko, saat di konfirmasi dengan penemuan bekas bungkus komix mengatakan, dirinya akan berkoordinasi langsung dengan Kapolsek serta Perangkat Desa setempat.
“Sebelumnya terima kasih atas informasinya, mengenai permaslahan ini, kami akan tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan Kapolsek serta Perangkat Desa setempat,” ucapnya.
“Karena lokasi penemuan ratusan bungkus komix di perbatasan antara Pinang Sebatang dan Tualang, mohon juga di infokan ke Bhabinkamtibmas Pinang Sebatang dan Perangkat Desanya agar bisa bersama sama kita mengambil langkah tindakan yang baik,” Lanjut Eko.
Di waktu yang sama, Bhabinkamtibmas Pinang Sebatang Aipda Dian saat di konfirmasi mengatakan, terkait temuan tersebut akan ditindak lanjuti, karena jembatan tersebut merupakan penghubung 2 desa Pinang Sebatang dan Tualang.
“Kita sebelumnya sudah berkordinasi dengan RK dan RT agar bersama-sama memberikan imbauan kepada warga yang mempunyai anak remaja agar tidak melakukan hal demikian,” ungkapnya.
Laporan: Ricky Zulvia Putra

