Disinyalir Rekayasa Calon Anggota PPS, PPK Kenduruan Dilaporkan Masyarakat Ke Polisi
Disinyalir Rekayasa Calon Anggota PPS, PPK Kenduruan Dilaporkan Masyarakat Ke Polisi
Tuban, PORDES – Seperti diwartakan sebelumnya, penetapan calon anggota terpilih Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kabupaten Tuban mendapatkan kritikan tajam dari masyarakat Kabupaten Tuban dan calon peserta itu sendiri.
Masyarakat melakukan protes dan kritikan sebab diduga ada kecurangan dan rekayasa dari hasil nilai tes wawancara yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kenduruan.
Dianggap tidak profesional dan merekayasa nilai dan calon jadi, Kepala Desa Jlodro Suroso resmi melaporkan PPK Kenduruan ke Mapolsek.
Kades Suroso kepada Portal Desa menjelaskan bahwa pihaknya menduga adanya dugaan praktik kecurangan saat rekrutmen seleksi PPS dan sejumlah bukti telah diberikan ke pihak penyidik.
“Kami laporkan karena PPK tidak profesional,” jelas Suroso, Selasa (24/1/2023)
Kata Suroso, dari hasil seleksi yang sudah dilakukan PPK Kenduruan pada Kamis (18/1/2023) bahwa mereka yang dinyatakan lulus pada peringkat pertama adalah Anas Arif Ababil, kedua Sulung Nugroho dan ketiga Rohmad Hidayah dan data tersebut tidak berubah hingga Sabtu (21/1/2023).
Anehnya, pada pengumuman final yang diumumkan KPU Tuban nama Sulung Nugroho yang semula peringkat kedua lenyap digeser dan digantikan oleh Nur Wahyuni.
“Laporan masih proses mas,” ucap Suroso sembari mengatakan jika surat pengaduanya sudah diterima polisi.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kenduruan IPTU Agus Triwahyudi membenarkan pengaduan yang dilakukan Kades Jlodro tersebut.
“Betul mas, sedang diupayakan mediasi,” terang Kapolsek.
Sementara itu Ketua KPU Tuban Fatkul Iksan kepada sejumlah awak media kembali menegaskan jika nilai hasil tes tulis tidak menjadi ukuran kelulusan sebab dari tes wawancara bisa menggugurkan nilai itu sendiri jika PPK menilai bahwa dari tes wawancara tidak menunjukkan kecakapan dalam bertugas nanti.
“PPK bisa memberikan penilaianya sesuai hasil pertanyaan yang diajukan,” terang Fatkul.
Laporan: Ali Maskur

