Anggota DPRD Halbar Dapil I Jailolo-Jailolo Selatan Gelar Reses di Desa Saria

PORDES HALBAR – Hardi I Hayun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil I Kecamatan Jailolo -Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, menggelar Reses di Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Minggu 10 September 2023.

Ketua Fraksi Partai Hanura Kabupaten Halmahera Barat itu mengatakan, reses ini salah satu yang sederhana, banyak masukan, saran dari masyarakat.

“Kami punya tugas cuma kasih support, akan tetapi kalau soal reses itu tong turun untuk menyaring masyarakat atau mancari aspirasi di masyarakat dan ada beberapa poin yang tadi masyarakat sampaikan,” terangnya.

Hardi I Hayun yang akrab disapa HH ini juga menuturkan, misalnya ada pendidikan politik, termasuk ini juga momentum politik, pemilihan legislatif jadi ia harus memberikan pencerahan dan pendidikan politik di masyarakat.

“Reses pada malam ini bukan kampanye, torang reses aspirasi rata-rata torang samua harapan di Desa Saria, jadikan ikon untuk mengunggulkan program pemerintah daerah pada khususnya sebagai desa pencontohan, itu saran saya agar supaya saria harus di jadikan desa percontohan untuk program perikanan,” ujarnya.

“Jadi fokus pemerintah itu di Saria untuk bantuan alat tangka, bantuan berupa mesin dan sebagainya itu harus ada pemerintah, sehingga pemerintah bisa mengklaim dan mengelola hasil yang ada dari sini untuk bisa di distribusi baik ekspor maupun yang di jual di dalam daerah,” terangnya.

Dia menambahkan, tadi ia sudah sampaikan bahwa ia mendorong masyarakat untuk pentingnya bersekolah karena soal sekolah anak-anak itu menjadi prioritas untuk samua, jadikan tujuan Torang samua yang ada di desa itu harus di dukung dengan kepala desa, dengan pihak-pihak terkait yang berkepentingan di dalam desa.

“Mendorong sekolah itu penting, jadi harus di sosialisasikan sejak dini, lagian itu untuk mengantisipasi kemari kalau tidak salah ada data anak putus sekolah itu tertinggi terletak di Halbar, jadi Saria bagian dari pada itu dan kemudian harus tong tekan mulai dari desa, dari setiap tanggung jawab di desa-desa itu pasti ada jumlah akumulasinya ada di kabupaten,” tutupnya. (Riski)