Waduh! Debt Collector Yang Diduga Akan Menarik Paksa Motor Wartawan Ternyata Tidak Tercatat di FIF
Waduh! Debt Collector Yang Diduga Akan Menarik Paksa Motor Wartawan Ternyata Tidak Tercatat di FIF
PORDES TANGERANG – Enam orang yang mengaku debt collector dari Federal International Finance (FIF) yang belum lama ini diduga akan melakukan penarikan paksa kendaraan bermotor milik mantan ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin di jalan Pemkab Tigaraksa diduga liar.
Corporate Communication Head Office PT Federal International Finance (FIF) Ganjar Wijaya mengatakan, keenam orang yang mengaku debt collector tersebut bukan dari karyawan perusahaannya. Selain itu, data enam orang tersebut tak tercatat sebagai debt collector di perusahaan mitra.
“Kita cek di FIF Cabang Cikupa Tangerang, ternyata enam orang itu bukan karyawan kami. Terus kami cek di PT Pancor Mas sebagai mitra juga tidak ada data mereka. Itu bisa dikatakan debt collector liar,” kata Ganjar Wijaya kepada wartawan, pada Senin 30 Oktober 2023 kemarin.
Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, database konsumen FIF itu tidak disebarluaskan dan ia pun meyakini database konsumen pada perusahaannya itu dirahasiakan. Pihaknya saat ini sedang menyelidiki database yang dimiliki debt collektor tersebut meski begitu ia membenarkan banyak kejadian serupa terjadi.
“Debt collector resmi disertai dengan surat tugas dan kartu identitas ketika menagih tunggakan ke konsumen dan bila konsumen masih menunggak di bawah tiga bulan akan ditagih oleh karyawan organik dari PT FIF. Namun, bila konsumen menunggak lebih dari tiga bulan akan ditagih oleh perusahaan mitra,” jelasnya.
“Untuk di Tangerang itu mitra resmi kami dari PT Pancor Mas, kami cek ke sana ternyata tidak ada datanya. Itu mencatut, kami akan ambil upaya hukum. Kalau data atas nama Sangki Wahyudin dan Ai Ratna bersih dari tunggakan dan motor yang kemarin itu sudah lunas,” pungkasnya (gabel).

