Usai Gelar Vaksinasi Booster, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Adakan Penyuluhan dan Skrining Pencegahan Penularan TBC- HIV
Usai Gelar Vaksinasi Booster, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Adakan Penyuluhan dan Skrining Pencegahan Penularan TBC- HIV. Portal Desa – Sumber Inspirasi Perubahan
Pematangsiantar, PORDES – Usai melaksanakan vaksinasi booster di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun, bekerjasama dengan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar mengadakan kegiatan menskrining tubekulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) kepada 90 warga binaan laki-laki dan 10 warga binaan perempuan Lapas Pematangsiantar.
Kegiatan Penyuluhan dan Skrining Pencegahan Penularan TBC- HIV kepada WBP Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Kanwil Kemenkumham Sumut, dilaksankan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun. yang berlangsung berlangsung di Aula Pengayoman Lapas Pematangsiantar., Rabu (20/4/2022).

Menurut keterangan Humas Lapas, Ahmad M. Siregar, bahwasanya dalam kegiatan ini, para petugas kesehatan Lapas Pematangsiantar, dan Dinkes Kabupaten Simalungun bersama-sama melakukan sosialisasi/penyuluhan kepada warga binaan tentang mengenai apa itu penyakit Tuberkulosisdan HIV, serta bagaimana penularan, pencegahan, dan pengobatannya.
“Dikarenakan tidak semua WBP mengetahui tentang penyakit tersebut, jadi dengan adanya kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui secara dini penyebaran penyakit HIV dan TBC maupun infeksi menular seksuai kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,” jelasnya.
Pantauan Portal Desa, tampak para WBP dengan sangat antusias mendengarkan dan bertanya langsung dengan para narasumber terkait penyakit dan seputar kesehatan, yang mungkin diidap oleh para warga binaan, dan cara pencegahannya.
Disela sela kegiataan penyuluhan sedang berlangsung, pelaksanaan skrining ataupun uji test tetap dilaksanakan oleh tim Dinkes Simalungun kepada para WBP pria dan juga wanita, yang telah layak hasil dari tes kesehatannya, pelaksanaan berlangsung dengan sistemasi prokes yang ketat.
Plt Kalapas Pematangsiantar, M. Tavip mengatakan, diselenggarakannya skrining TB dan HIV bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) ini merupakan program yang sangat baik, untu pendeteksian secara dini bagi seluruh WBP maupun para pegawai lapas itu sendiri, demi mencegah penularan dilingkungan Lapas.
“Semoga WBP dapat terus menjaga serta benar-benar memperhatikan kondisi kesehatan serta tetap menerapkan pola hidup sehat selalu dikeseharianya ,” harap PLT Kalapas mengakhiri.
Laporan: Kurnia Budi

