PORDES TANGERANG – Sebanyak 14 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan siswa Al Multazam yang mayatnya ditemukan di Kali Adem Sukadiri berhasil diamankan Polresta Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan ke 14 orang itu ditangkap oleh tim gabungan di tempat yang berbeda.

“Alhamdulillah, dalam waktu relatif singkat, kami berhasil mengamankan 14 orang yang diduga terlibat. Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda,” kata Indra Waspada dikutip, Jumat 17 April 2026.

Lebih lanjut Indra Waspada mengatakan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya peristiwa tersebut berawal dari rencana tawuran antar kelompok pelajar.

“Dalam peristiwa itu, korban yang berboncengan terjatuh dari sepeda motor dan tidak dapat melarikan diri,” katanya.

Para terduga pelaku lanjut Indra Waspada melakukan kekerasan bersama-sama swperti pemukulan, penendangan hingga penggunaan senjata tajam.

“Korban sempat berusaha menyelamatkan diri ke arah kali, namun diduga meninggal dunia akibat luka yang dialami,” ungkapnya.

Indra Waspada menambahkan seluruh terduga pelaku yang diamankan berstatus pelajar. Pihaknya juga masih memburu 1 orang lainnya yang sudah ditetapkan DPO.

“Kami masih memburu satu orang lainnya yang telah ditetapkan menjadi DPO dan diduga berperan sebagai pengajak sekaligus pelaku pembacokan,” tegasnya.

Lebih lanjut Indra Waspada mengatakan barang bukti yang diamankan yakni seragam sekolah korban, celana, tas, sandal, sepeda motor, hasil visum serta senjata tajam jenis corbek.

“Atas perbuatannya, para anak terduga pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Penemuan Mayat Pelajar Al Multazam di Kaliadem Sukadiri

Terakhir Indra Waspada menegaskan, kasus tersebut menjadi perhatian serius dan peringatan bagi semua pihak terkait maraknya tawuran pelajar.

“Kami mengajak orang tua, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membina generasi muda,” pungkasnya. (gabel/red)