Pesona Alam Perawan Sunsa Dedak Hara

Labuan Bajo, PORDES – Sensasi Alam air terjun Sunsa Dedak Hara yang masih asri, bagaikan putri permata yang masih perawan. Dengan demikian air terjun tersebut menjadi spot baru dan salah satu potensi daya tarik wisata yang sangat menakjubkan di kota Wisata super premium Labuan Bajo saat ini.

Lokasinya di Desa Romang Kecamatan Pacar Kabupaten Manggarai barat. dengan menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam dari labuan bajo atau 1,5 jam dari pusat kecamatan Pacar.

Selama ini kita hanya kenal desa romang dengan hasil gabahnya yang melimpah, dan menjadikan lumbung pangan Kecamatan Pacar. Namun ternyata terdapat potensi lain yang sangat luar biasa yaitu daya tarik wisata berupa air terjun yang berada ditengah hutan lindung.

Yang menyuguhkan air jernih jatuh di sela-sela lumut yang menempel di dinding tebing, dan dikelilingi hutan hijau yang menyempurnakan keindahan alamnya.

Namun untuk mencapai lokasi ini kita membutuhkan usaha yang ekstra karena akses jalan yang masih jelek (Telford), sehingga hanya bisa dijangkau dengan kendaraan tertentu yaitu kendaraan off-road.

Jika kondisi jalannya bagus, waktu tempuh dari pusat Kecamatan Pacar kurang lebih hanya 30 menit perjalanan.

Camat Pacar Ferdi Pelong saat ditemui Portal Desa di ruang kerjanya mengaku, potensi percepatan ekonomi di Kecamatan Pacar sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu dirinya berharap ada perhatian yang serius dari bupati Manggarai Barat dalam peningkatan jaringan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Mudahan-mudahan rencana Bapak Bupati membangun ruas jalan tersebut yaitu, simpang Pau-Romang tahun depan dapat terealisasi. Dengan demikian potensi daya tarik wisata ini kita dapat mempromosikannya kepada wisatawan,” ungkapnya.

Kata mantan Kepala Bidang Dinas Pariwisata Manggarai Barat itu, Selama ini dirinya telah berkunjung ke beberapa daya tarik wisata berupa air terjun di Manggarai Barat, namun Sunsa Dedek Hara memiliki keunikan tersendiri yang memanjakan dirinya oleh alam yang asri.

Desa romang letaknya sangat jauh dengan desa-desa lain di Kecamatan Pacar. Namun demikian, hal ini sangat baik bagi pengunjung, untuk menikmati malam yang penuh keheningan dengan sekedar melepaskan segala kejenuhan dari kesibukan atau aktivitas rutinitas kita. Sambil bercerita atau bercengkraman dengan penduduk lokal yang sangat ramah.

“Siang hingga sore hari kita dapat menyusuri sungai bersama masyarakat setempat untuk menangkap udang dan ikan air tawar secara tradisional (wonok dalam bahasa lokal) sebagai hidangan untuk makan malam kita,” ujarnya.

Diapun mengajak kepada seluruh pecinta alam, Ayo! kunjungi daya tarik wisata Dedek Hara. (Oktafianus Dalang)