Pemerintah Kecamatan Pakuhaji Lakukan Pendampingan Evaluasi APBDes 2022
Tangerang, PORDES – Pemerintah Kecamatan Pakuhaji melaksanakan pendampingan persiapan Evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2022.
Rapat persiapan evaluasi APBDes 2022 digelar sejak senin, 14 Februari hingga hari ini, Kamis 17 Februari 2022. Pada kesempatan tersebut turut hadir Camat Pakuhaji Asmawi, Kasi Pemerintahan Ahdiyatul Hijah, tim DPMPD Kabupaten Tangerang, pendamping Desa dan para operator Desa.
Asmawi, Camat Pakuhaji menjelaskan, kegiatan persiapan evaluasi APBDes tahun 2022 ini dilakukan guna menyinkronkan antara pendapatan desa dengan belanja desa tahun 2022, agar nantinya pada saat realisasi tidak lagi ada kekeliruan sesuai dengan program yang direncanakan oleh Pemerintah Desa itu sendiri.
“Dalam evaluasi APBDes 2022 ini yang terpenting sesuai dengan kebutuhan dan prioritas di tahun ini, sebagaimana mengacu kepada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022, yaitu bantuan langsung tunai desa, program ketahanan pangan dan hewani dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) serta program sektor prioritas lainnya,” jelas Asmawi kepada Portal Desa, Kamis (17/2/2022).
Sementara, Ahdiyatul Hijah Kasi Pemerintahan Kecamatan Pakuhaji menjelaskan, sesuai kewenangan, Pemerintah Kecamatan melakukan evaluasi APBDes disetiap desa. Hal ini guna untuk menyinkronkan antara pagu anggaran desa dengan rancangan belanja desa di tahun 2022.
“Sebelumnya Kecamatan telah menjadwalkan agar desa melakukan penyusunan APBDes 2022, namun, saat ini desa hanya baru melakukan penyusunan lewat manual belum ke sistem. Agar tepat sasaran pengelolaan anggaran maka perlu dilakukan evaluasi,” ujar Ahdiyatul Hijah yang akrab disapa yuyun.
Menurutnya, evaluasi APBDes 2022 ini, Kecamatan hanya memastikan agar setiap desa dapat memasukan anggaran sesuai perpres 104 tahun 2021 dan selanjutnya kegiatan prioritas yang disusun sebelumnya oleh setiap desa.
“APBDes harus terfokus pada Program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa paling sedikit 40%, program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20%, pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) paling sedikit 8%, dari alokasi Dana Desa setiap desa dan program sektor prioritas lainnya,” paparnya.
Ia berharap persiapan evaluasi APBDes 2022, mudah-mudahan dapat terselesaikan hari ini, mengingat besok tanggal 18 Februari harus sudah rapih input sistem.
“Kemarin pak camat bilang tanggal 18 Februari ini harus sudah terselesaikan,” pungkasnya.
Pewarta: Ardiansyah
Editor: Rizki Purnama

