Kumpulkan Pemuda Tangerang Utara, Chris Indra Wijaya Mantapkan Diri Maju di Pilkada Kabupaten Tangerang

PORDES TANGERANG – Bakal calon bupati Tangerang Chris Indra Wijaya mengumpulkan beberapa anak muda di Utara dengan latar belakang yang berbeda untuk menyamakan visi dan misi trah Tangerang utara maju pada pilkada Kabupaten Tangerang.

“Sudah waktunya trah utara asli harus maju apakah nanti di T1 atau T2, yang terpenting trah utara harus maju di pilkada Kabupaten Tangerang,” Kata Chris Indra Wijaya, di rumah makan teh Nina, di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Jumat 22 Maret 2024.

Lebih lanjut Chris mengaku sudah melakukan pertemuan dengan beberapa dewan Nasdem terpilih termasuk dengan beberapa jaringan relawan yang sudah terbentuk untuk membahas keinginannya maju mencalonkan diri di pilkada kabupaten Tangerang.

“Secara pribadi dan kepartaian saya siap maju di Pilkada apa lagi dengan perolehan 5 kursi DPRD Kabupaten Tangerang yang didapat Nasdem menurut saya itu sangat memungkinkan meskipun harus berkoalisi dengan partai lain,” tegasnya.

Meski begitu ia meminta kepada seluruh jaringan relawan untuk konsen mempekejing dan memberending dirinya secara personal ibarat anak gadis yang harus berdandan.

“Temen-temen yang visi dan misinya sama, tanpa melihat latar belakang mari kita sama-sama bergerak dan berjuang agar trah utara asli menjadi pemimpin di eksekutif Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara salah satu tokoh muda Tangerang Utara Harri Solehat mengatakan meskipun sudah ada jaringan partai namun dalam waktu dekat ia memastikan akan membentuk tim dan metode khusus untuk menaikan elektabilitas Chris Indra Wijaya.

“Dalam waktu dekat, kita akan menyodorkan suatu formula yang mudah-mudahan ini juga bisa meningkatkan atau menaikan elektabilitas dan popularitas pak Chris,” kata Harri Solehat yang akrab disapa Aka.

Aka dan pemuda Tangerang bagian Utara yang hadir pada pertemuan tersebut mengaku sudah bisa menangkap semua pembicaraan tentang majunya Chris Indra Wijaya di Pilkada Kabupaten Tangerang.

“Jadi kita sudah bisa menangkap keinginan dari penganten tinggal nanti bagai mana kita pikirkankan bekerja dan bergeraknya seperti apa kalau kita pakai data dan pakai strategi kan lebih enak,” pungkasnya (gabel)