Kamis, 8 Desember 2022

Kasat Binmas Polres Siak Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kampung Benteng Hilir

Kasat Binmas Polres Siak Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kampung Benteng Hilir

Siak, PORDES – Kasat Binmas Polres Siak mengunjungi lokasi banjir yang merendam rumah warga di Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (11/11/2022).

Selain meninjau lokasi banjir, AKP Yusirwan, Kasat Binmas Polres Siak didampingi Pemerintah Kampung Benteng Hilir dan Bhabinkamtibmas, juga memberikan beberapa paket sembako untuk warga yang terdampak banjir.

“Kita prihatin melihat keadaan saudara-saudara kita di sini, mudah-mudahan dengan kedatangan kami dapat meringankan sedikiti beban mereka,” kata Yusirwan kepada Portal Desa Jumat (11/11/2022).

- Advertisement -

Mengingat curah hujan untuk kabupaten Siak cukup tinggi, Yusirwan juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap Waspada dan tetap tidak panik.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di lokasi rawan banjir agar selalu waspada karena curah hujan masih cukup tinggi, dan juga jangan lupa saling tolong menolong jika ada warga kita yang tertimpa musibah, semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.

Rasyid, Penghulu Kampung Benteng hilir mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Siak yang telah datang memberikan bantuan dan perhatiannya kepada warga Kampung Benteng Hilir.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Polres Siak yang telah peduli dengan warga kami yang tertimpa musibah,” ucap Rasyid.

Untuk diketahui banjir yang menimpa warga tersebut mencapai hampir 1 meter. Sehingga sebagian warga keluar dari rumahnya untuk pindah kelokasi yang aman.

Seperti yang dialami seorang warga yang kerap di sapa Amir (46), ia harus keluar dari rumahnya dikarenakan air yang menggenangi rumahnya sudah hampir satu meter, dan untuk tempat tinggal sementara dirinya dan keluarganya harus membuat rumah darurat dari bahan terpal dan beralaskan daun sawit ditempat yang tidak digenangi air.

Lain halnya dengan Sutarki (43) yang tetap bertahan didalam rumahnya meski sudah air sudah hampir di ketinggian satu meter, dengan terpaksa Sutarki membuat tempat tidur dari kayu yang lebih tinggi dari permukaaan air yang masuk ke dalam rumahnya. (Ricky ZP)

Berita Populer
BERITA HARI INI