IAIN Ternate Gelar Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Oleh Rumah Moderasi Nasional

PORDES TERNATE – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar Kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama, sebagai bentuk membangun cara pandang setiap Dosen, Pegawai, dan Mahasiswa, kegiatan berlangsung di Auditorium, IAIN Ternate. Kelurahan Dufa Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara. Sabtu 25 Nopember 2023.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Nasional yang terfokus pada Perguruan Tinggi, Kementrian Agama, maupun Kantor Wilayah Kabupaten Kota,

Ketua Rumah Moderasi Dr.Sahjad M.Aksan mengatakan, pada kesempatan itu dirinya sudah melaksanakan yang kedua kalinya sosialisasi penguatan moderasi melibatkan mahasiswa dan dosen. Untuk Mahasiswa terbagi dalam dua kelompok, yang pertama Organisasi Kemahasiswaan kemudian yang kedua adalah Mahasiswa biasa dan untuk Dosen dibagi dua juga yaitu Dosen dan Pegawai.

“Untuk tahap kedua ini semua Dosen sudah di ikutkan , kemudian pegawai juga sudah selesai , jadi di tahun tahun akan datang kita laksanakan hanya pada mahasiswanya saja, Kalau kegiatan sosialisasi ini hanya satu hari berkisar 8 jam saja, mulai dari pagi hingga sore, jadi kita pakai Narasumber dan Fasilitator,” terangnya

Sahjad mengatakan, narasumber yang didatangkan langsung dari Kemetrian Agama Pusat, dan Fasilitator di rekomendasikan dari TOT, yang dilaksanakan dari Kementrian Agama, baik di wilayah Makassar dan Jakarta, kemudian hasil TOT itu melahirkan beberapa struktur yang penguatan Moderasi Beragama disebut sebagai fasilitator.

“Jadi fasilitator ini yang di sertifikasi oleh Kementrian dan kita hanya bisa mengambil Fasilitator sebagai salah satu narasumber,” ujarnya

Kata Sahjad, Moderasi Beragama dikampus IAIN adalah ide moderasi , ini benar benar tersosialisasikan ke semua unsur sifitas akademi IAIN Ternate.

“Jadi bukan hanya tersosialisasi saja, melainkan merubah cara berpikir Mahasiswa dan Dosen dimoderasi beragama, sikap toleransi sikap saling menghargai terhadap orang lain pendapat dan gagasan orang lain juga,” terangnya

Sahjad juga memberikan Kesan bahwa , kegiatan ini banyak dilakukan dan sudah banyak mengubah cara pandang orang, yang dulunya menggap bahwa moderasi beragama itu bukan sesuatu yang bermanfaat ternyata TOT sosialisasi atau semacamnya cara pandang itu menjadi berubah.

“Pesan yang tersampaikan , setelah selesai sosialisasi kemudian kegiatan ini benar benar merubah teman teman dosen dan Pegawai termasuk Mahasiswa lebih moderat dalam berpandangan beragama,” ungkpanya

Terakhir dari Sahjad, Paling pertama membentuk cara pandang Dosen, Mahasiswa, dan Pegawai terhadap Agama, moderasi beragama bukan membentuk agama baru , tapi membangun cara pandang orang terhadap agama. (Jufri)