Dukung Pendidikan, CSR PIK2 Revitalisasi SDN Kedung Dalam 2 dan Hibahkan Bus Sekolah

 

PORDES TANGERANG – Revitalisasi gedung SDN Kedung Dalam 2 di Kecamatan Mauk menjadi salah satu bukti nyata kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan PT Agung Sedayu Group melalui program CSR Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang sempat rusak akibat angin kencang tersebut bukan hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan juga bagian dari komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat Tangerang.

Kerjasama tersebut menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui gagasan dan aksi sosial yang terukur dan berkelanjutan.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasinya kepada PT Agung Sedayu Group atas respon cepat dalam membantu proses revitalisasi sekolah. Kini, para siswa dapat kembali belajar dengan nyaman di gedung yang lebih aman dan layak.

“Alhamdulillah, kita bersama meresmikan kembali SDN Kedung Dalam 2 yang sempat rusak akibat bencana. Dengan dukungan PIK2, bangunannya kini kembali berdiri megah dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Bupati, Selasa 4 November 2025.

Sebanyak 12 ruang kelas direvitalisasi melalui CSR PIK2, termasuk ruang belajar SDN Kedung Dalam 1 yang berada dalam satu kawasan. Selain itu, Agung Sedayu Group turut menyerahkan dua unit bus sekolah untuk mobilitas siswa serta meluncurkan program pendidikan nonformal PKBM Bang Pendi (Bangkit Melalui Penyetaraan Pendidikan) yang memberi kesempatan belajar lanjutan bagi warga Tangerang Utara.

Program CSR PIK2 – PT Agung Sedayu Group selama ini tidak terbatas pada bidang pendidikan saja. Kolaborasi dengan Pemkab Tangerang juga menyasar sejumlah sektor penting, seperti:

Kesehatan: Dukungan layanan kesehatan masyarakat dan peningkatan fasilitas sanitasi di beberapa wilayah pesisir.

Olahraga: Penyediaan sarana olahraga bagi generasi muda untuk menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan produktif.

Ketahanan Pangan: Pembinaan kelompok tani dan budidaya hortikultura sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat serta menjaga keberlanjutan pasokan pangan lokal.

Sinergi ini menegaskan bahwa misi CSR PIK2 tidak bersifat parsial, melainkan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menjelaskan bahwa selain revitalisasi ruang kelas melalui CSR, Pemkab Tangerang juga akan melanjutkan perbaikan tiga ruang kelas tambahan melalui anggaran daerah yang ditargetkan rampung pada Desember 2025.

“Program PKBM Bang Pendi yang diikuti 720 peserta menjadi langkah penting dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun. Kolaborasi ini sangat berarti bagi masyarakat Tangerang Utara,” ungkap Dadan.

Sementara itu, Direktur Estate Management PT Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pembangunan daerah.

“Pendidikan adalah fondasi kemajuan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui CSR PIK2,” ujarnya.

Total nilai kontribusi CSR untuk revitalisasi sekolah dan program pendidikan tersebut mencapai Rp 2,8 miliar.

Sinergi antara Pemkab Tangerang dan PT Agung Sedayu Group melalui program CSR PIK2 menjadi contoh bagaimana sektor pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan seiring dalam memajukan pembangunan daerah.

Pendidikan, kesehatan, olahraga, dan ketahanan pangan adalah fondasi keberlanjutan masyarakat. Melalui kerja bersama, manfaatnya dapat terasa lebih merata, terarah, dan berjangka panjang.

Kolaborasi ini tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun harapan, ruang mimpi, dan masa depan bagi generasi Tangerang. (Red)