Diduga Perencanaan Tidak Maksimal Saluran Parit Jadi Kecil
Diduga Perencanaan Tidak Maksimal Saluran Parit Jadi Kecil
Langsa, PORDES – Diduga kurang maksimal dalam pembuatan perencanaan tentang rehabilitasi saluran irigasi Buket Meutuah Gampong Seunembok Antara, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh, saluran yang awalnya lebih lebar namun setelah proyek rehabilitasi turun parit jadi sempit dan kecil. Saluran irigasi ini sedang dikerjakan oleh kelompok swadaya masyarakat di Gampong setempat.
Pantauan Portal Desa, Minggu (12/6/2022), sekira pukul 15.00 Wib, di lokasi proyek tersebut tidak terlihat ada pekerja mungkin hari ini libur Minggu jadi pada pekerja tidak beraktivitas. Setelah di amati secara mendalam, dinding parit tersebut menempel di dinding badan jalan, seharusnya tidak di pasang lagi dinding saluran kerena sudah ada dinding badan jalan, cukup dinding saluran dekat sawah yang dipasang, kalau menempel pada dinding badan jalan saluran menjadi sempit dan kecil.
Proyek saluran bersumber dana dari APBN tahun 2022 di kerjakan oleh P3A Cita Bagi Beurata di duga ini kelompok swadaya masyarakat, program percepatan peningkatan tata guna air irigasi dengan nama pekerjaan peningkat Irigasi dengan nilai dana sebesar Rp 195.000.000, lama pekerjaan selama 90 hari di perkirakan akan selesai pada akhir bulan Agustus 2022 mendatang.
Warga masyarakat saat di jumpai di lokasi tersebut mengatakan tidak tahu persis bagaimana proses proyek ini dilaksanakan, karena tidak pernah ada sosialisasi. “Untuk lebih jelas dapat menghubungi Geuchik (Kepala Desa) Gampong Seunembok Antara,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.
Saat ditanya mengapa hari ini tidak ada yang bekerja, ia sebutkan mungkin libur karena hari ini hari Minggu.
Untuk memperoleh keterangan lebih detil belum diperoleh dari pelaksanaan peningkatan jaringan iringan buket Meutuah tersebut. (Mustafa)

