Anggota Polairud Polda Malut Imbau Nelayan Desa Saria Soal Cuaca Saat Melaut
Anggota Polairud Polda Malut Imbau Nelayan Desa Saria Soal Cuaca Saat Melaut
PORDES HALBAR – Anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara (Malut) Marnit Halmahera Barat, Bharatu Ardi Sudin, terus membangun silaturahmi sekaligus mengimbau kepada warga masyarakat nelayan Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, agar melihat kondisi cuaca saat keluar melaut.
Selain itu, kata Bharatu Ardi Sudin, karena pihaknya ditugaskan untuk mengontrol kondisi laut di wilayah Halmahera Barat khusunya di Kecamatan Jailolo, ia terus mengimbau kepada warga pesisir dan selalu mengingatkan kepada warga untuk bagaimana sama-sama dapat mengatasi perkara aktivitas Bom Ikan di perairan Jailolo yang sering dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).
“Karena beberapa hari belakangan ini banyak sekali terjadinya laka laut, berkisar 2 hari yang lalu ada penemuan mayat di perairan Maluku Utara, sehingga kami yang bertugas di sini tetap selalu melakukan imbauan terhadap masyarakat nelayan,” imbuhnya
Menurut Ardi, Nelayan Desa Saria sangat patuh terhadap imbauan yang pihaknya lakukan atau keluarkan, sebab mereka ini dikenal sebagai nelayan yang super tangguh namun baginya mereka juga tangguh dalam melihat persoalan imbauan dan kondisi cuaca dilaut.
“Sekitar tiga kelompok nelayan yang saya jumpai tadi Alhamdulillah mereka juga masih sangat merespon dengan baik, namun mereka juga memberikan masukan kepada kami selaku Polairud Polda Malut untuk mengatasi persoalan aktivitas bom ikan,” imbuhnya.
Karena menurut mereka, aktivitas Bom ikan dapat merusak karang dan bibit ikan dilaut, oleh karena itu pihaknya juga tentunya menerima masukan dari mereka dan itu sangat bagus karena itu bagian dari kepedulian terhadap laut.
“Saya berharap kita sama sama mengawasi laut kita dan dapat berkolaborasi antara masyarakat dan Polairud Polda Maluku Utara,” harapnya
Sementara itu Bul, salah satu warga saat disembangi awak media mengatakan, dari imbauan yang dikeluarkan baik polairud Polda Malut, kemudian BPBD kami tetap mematuhi itu.
“Kami masyarakat desa Saria juga sangat mengapresiasi kepada Polairud Polda Malut yang telah memberikan ruang untuk menugaskan anggota di Desa kami,” ujarnya.
“Kami hanya berharap agar Polairud Polda Malut bisa mengatasi persoalan aktivitas bom ikan saja karena bagi kami itu sangat tidak baik dimata masyarakat nelayan,” tutupnya. (Riski)

