Akibat Banjir, Sejumlah Petani di Tuban Panen Lebih Awal

Tuban, PORDES – Sejumlah petani di wilayah Desa Bunut Kecamatan Widang Kabupaten Tuba, Jawa Timur, menjerit lantaran terpaksa memanen padinya lebih awal.

Hal itu terjadi disebabkan sawah mereka terendam banjir menyusul tingginya curah hujan sebulan terakhir.

Salah satu petani Desa Bunut, Sukono saat ditemui Portal Desa di sawahnya menuturkan, bahwa ketinggian air yang merendam sawahnya itu sudah terjadi sejak sebulan lalu, yang menyebabkan batang padi membusuk akibat terlalu lama terendam air yang ketinggiannya mencapai 80 cm.

“Ya terpaksa hari ini kita lakukan panen karena padi sudah mulai membusuk,” tutur Sukono, Sabtu (4/3/2023).

Sukono menjelaskan, panen padi kali ini tidak bisa menggunakan combi sebab kondisi sawah terendam air, hanya bisa dilakukan secara manual yakni dipotong dengan sebilah sabit.

Kata Sukono, pada panen kali ini ia dibantu pekerja yang berasal dari desanya, mereka bekerja dari pukul 06.00 hingga 17.00 wib dengan upah Rp 125 ribu setiap harinya, dan dibutuhkan waktu 2 hari untuk merampungkan pekerjaan tersebut.

“Walaupun kondisinya seperti ini, petani masih untung meski tidak banyak sebab biaya pupuk dan obat-obatan sudah keluar banyak,” terang Sukono sembari berharap panen berikutnya akan lebih baik lagi.

Sukono pun mengakui, walaupun harga gabah saat ini hanya Rp 4 ribu, namun pihaknya tetap saja harus bersyukur.

Laporan: Ali Maskur