Adib Miftahul Sebut 4 Penjabat di Wilayah Banten Hanya ‘Ban Serep’

PORDES TANGERANG – Analis politik dan kebijakan publik, Adib Miftahul, menyoroti diangkatnya empat Penjabat (Pj) di wilayah Provinsi Banten yakni Pj Bupati Lebak, Pj Bupati Tangerang, Pj Wali Kota Serang dan Pj Wali Kota Tangerang dari pemerintah pusat.

Adib Miftahul mengatakan, dengan diangkatnya empat Pj dari pemerintah pusat itu menunjukan pemerintah pusat tidak percaya dengan kemampuan pejabat di pemerintah daerah.

“Analisa saya bahwa pemerintah pusat ini seolah tidak percaya kepada pemerintah daerah alias Pj ini adalah hanya ‘ban serep’ saja tanpa Pj sekalipun sebenarnya berjalan,” terang Adib kepada Portal Desa, Rabu 27 Desember 2023.

Menurut Adib dengan waktu jabatan yang tidak panjang akan sulit bagi Pj yang berasal dari eksternal bagaimana membuat kombinasi, mengakselerasi program-program yang ada secara normatif.

“ASN siap membantu tapi tidak sesederhana itu, hubungan emosional, psikologis mereka lebih nyaman kepada internal, karena tidak perlu lagi sosialisasi dan perkenalan. Saya katakan ‘ban serep’ karena Pj hanya gunting pita itu yang saya lihat,” katanya.

Lebih lanjut Adib mengatakan, Pj hanya kepanjang tanganan pemerintah pusat, karena kompetensi orang-orang yang dijadikan Pj ini sama, bahkan dengan tegas ia mengatakan mereka tidak pernah memimpin organisasi seluas Pemkot atau pemkab.

“Ini yang saya kira semakin mempersulit Pj itu bisa diandalkan. Jadi kalau ada demo di Kabupaten Tangerang usir Pj ada benarnya juga karena Pj ini seolah-olah cuma hanya disuruh duduk manis, gunting pita tidak ada terobosan yang berarti dan mereka nanti berdalihnya waktu mereka sempit,” ujarnya.

Dosen Fisip Unis Itu mengingatkan bahwa memimpin daerah seluas Kota atau Kabupaten itu tidak lantas tiba-tiba datang terus menjadi pemimpin, ia pun membenarkan omongan Anis soal adanya (Ordal) orang dalem.

“Jangan lupa, mengakselerasikan organisasi cukup besar seluas sekompleks pemerintah kota atau kabupaten itu tidak bisa ujug-ujug orangnya nongol, apa yang dikatakan Anis betul juga tergantung restu Ordal,” pungkasnya. (Gabel)