Disambut Pendekar Pencak Silat hingga Petani, Dwi Chandra Budiman Siap Bangun Sepatan Timur

PORDES TANGERANG – Kedatangan Dwi Chandra Budiman sebagai Camat baru Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, disambut meriah oleh berbagai elemen masyarakat. Puluhan pendekar pencak silat sambut, kesenian tradisional Barongsai, ondel-ondel turut memeriahkan prosesi serah terima jabatan (sertijab) Camat Sepatan Timur, Jumat (6/11/2026).

Penyambutan tersebut juga dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari kalangan pemuda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), forum pedagang UMKM, lembaga swadaya masyarakat (LSM), para kepala desa, hingga jajaran pegawai di lingkungan Kecamatan Sepatan Timur.

Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai penyambutan pejabat baru tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi gambaran dukungan dan harapan agar kepemimpinan Dwi Chandra Budiman dapat membawa kemajuan bagi wilayah Sepatan Timur.

Dalam sambutannya, Dwi Chandra Budiman menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan sambutan hangat. Ia menegaskan bahwa jabatan camat merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan pengabdian dan program pembangunan yang telah dirintis oleh camat sebelumnya, Miftah Suritho.

Menurutnya, pembangunan wilayah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, kehadiran saya disambut dengan baik. Saya merasa bangga dan bersyukur. Mari kita bersama-sama membangun Sepatan Timur sesuai slogan ‘Aksi Akselerasi’, yakni semangat untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi di wilayah,” ujar Dwi Chandra Budiman, Jumat (6/11/2026).

Ke depan, Dwi Chandra Budiman yang akrab disapa DCB berkomitmen untuk mendorong berbagai program yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian di antaranya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, perikanan, pengembangan industri berkelanjutan, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya gotong royong.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan membangun sinergi melalui semangat **”Sobat Septim”** sebagai identitas kebersamaan masyarakat Sepatan Timur.

“Sepatan Timur adalah milik kita bersama. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita bangun dengan semangat gotong royong demi mewujudkan cita-cita bersama, yakni masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya. (Tim)