Bupati Lindra Serahkan Bantuan Hibah Kepada 249 Lembaga Keagamaan di Tuban
Bupati Lindra Serahkan Bantuan Hibah Kepada 249 Lembaga Keagamaan di Tuban
PORDES TUBAN – Bupati Tuban menyerahkan hibah kepada sebanyak 249 lembaga keagamaan bertempat di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Jawa Timur, pada Kamis 28 Desember 2023.
Bantuan hibah tersebut disalurkan untuk Masjid, Musala, Gereja, TPQ, dan Yayasan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban, Joko Purnomo, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD dan Camat.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menerangkan bahwa pengurus TPQ, yayasan, ponpes dan tempat ibadah merupakan pahlawan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tuban.
“TPQ dan lembaga keagamaan menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi penerus,” terang Mas Bupati sapaannya.
Bupati menerangkan, penerima hibah berasal dari seluruh desa di kabupaten Tuban. Tiap desa minimal ada satu penerima tiap jenis bantuan hibah yang diberikan Pemkab Tuban.
“Pengelolaan dana hibah tetap akan dipantau dan didampingi OPD terkait. Tujuannya, agar bantuan diserahkan tepat guna dan membawa manfaat lebih bagi masyarakat,” imbuhnya.
Bupati berpesan agar generasi penerus Kabupaten Tuban dibekali dengan pendidikan karakter yang kuat. Karakter yang luhur menjadi pondasi penting bagi generasi penerus untuk menjawab tantangan di masa mendatang.
Ditempat yang sama, Kabag Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban, Joko Purnomo menjelaskan bahwa total dana hibah yang diserahkan mencapai 6,296 milyar yang bersumber dari APBD dan P-APBD 2023.
Rinciannya, lanjut Joko penyaluran bantuan hibah dengan dana dari APBD 2023 yaitu 2 masjid, 1 gereja, dan 38 musala.
Sedangkan pada PAPBD 2023 jumlah tersebut meningkat dengan rincian 47 masjid, 114 musala, 8 pondok pesantren, 36 TPQ, 2 lembaga Yayasan dan 1 lembaga Madrasah Tsanawiyah.
“Besaran dana hibah yang diterima setiap lembaga mulai dari 20 juta sampai dengan 40 juta,” jelas mantan Camat Kenduruan itu. (Ali Maskur)

